Trotoar Kerap ‘Dirampas’ Pemotor, Dirlantas PMJ : Kami Siap Amankan!

  • Share
IMG_20170718_125911
Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra. (Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM –Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, meningkatkan kegiatan rutin untuk melakukan penindakan terkait pengemudi sepeda motor yang ‘merampas’ kenyamanan pejalan kaki melawan arus dan melintas di atas trotoar, di Jakarta.

 
Menanggapi kisruh antara aktivis pejalan kaki dengan pengendara motor yang bandel, Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya  sangat prihatin dan bereaksi cepat dengan menerjunkan tim Tibcar (Ketertiban dan kelancaran) Lantas guna melakukan penindakan dan pemantauan terhadap titik yang sering digunakan pengendara untuk melanggar dengan melawan arus, menggunakan pedestrian, dan merampas hak pejalan kaki di trotoar.

 
“Jujur saya sangat prihatin, hal ini gak boleh dibiarkan terjadi lagi. Kami sudah terjunkan tim Tibcar, mereka selalu melakukan pemantauan di beberapa titik rawan bagi pelanggar. Jika ada pengendara yang bandel maka petugas kami tak segan untuk menindak tegas,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Halim Pagarra saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, selasa (18/7/2017).

 
Halim menambahkan bahwa pejalan kaki wajib diutamakan dan berhak mendapatkan kenyamanan, semuanya telah diatur dalam UULLAJ no. 22 tahun 2009.

 
“Pejalan kaki itu wajib diprioritaskan, pemotor gak boleh itu merampasnya,” tegas Halim.

 

Tak lupa Halim Menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar saling menghargai dan menghormati hak pemakai jalan lainnya.

 
“Mohon saling menghargai dan menghormati, jangan kedepankan ego kita sebab kita tidak diciptakan seorang diri,” himbaunya.

 
Ditlantas PMJ Siap Kawal 5 Pilar Aksi Keselamatan 

 

Demi menjaga keselamatan pejalan kaki dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Pemerintah telah mengeluarkan Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK 2011-2035) dan telah ditindaklanjuti dengan Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan dengan target mewujudkan 5 (Lima) Pilar Aksi Keselamatan Jalan.

IMG_20170718_125755
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin Winisuda. (Ist)

“Kami sebagai pelaksana akan bekerja dengan lebih optimal demi terwujudnya program dekade Aksi Keselamatan Berlalu lintas,” tutur Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin Winisuda.

 
Sebelumnya, video berisi ketegangan antara aktivis komunitas pejalan kaki dengan pemotor saat aksi selamatkan trotoar jalan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial.
Pada video itu, nampak seorang aktivis yang mengenakan kaos hitam bertuliskan “Selamatkan Pejalan Kaki!”, bersitegang dengan dua pengendara sepeda motor -satu pakai jaket krem dan satunya rompi biru- yang diduga dihentikan pada saat melintas di atas trotoar -melawan arus- di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

 
Bukannya malu telah melanggar, pengemudi motor itu malah marah-marah kepada aktivis komunitas pejalan kaki dengan berdalih jalanan macet.

 
Si aktivis pun terus menjelaskan kalau yang dilakukan pemotor itu merupakan hal yang salah. Adu argumentasi terjadi. Beberapa warga pun terlihat berusaha melerai karena kedua pemotor itu semakin marah, bahkan pemotor berompi biru sempat membanting helmnya. (Yori)

 2,916 total views,  27 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *