Close
tjahjo_kumolo
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Karena  sulitnya fraksi di DPR sepakat dengan ketentuan presidential threshold sebesar 20 persen seperti yang diinginkan pemerintah. Maka pemerintah mengancam akan menarik diri dari pembahasan RUU Pemilu yang berlangsung di DPR-RI Senayan.

Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan bahwa  pihaknya akan bertindak tegas jika pembahasan tersebut belum juga menemukan jalan keluar setelah lobi-lobi dilakukan.

“Kalau hari senin besok tidak ada musyawarah di 5 isu krusial kususnya yang menyangkut presidential threshold yang pemerintah masih bersikukuh harus 20 dengan berbagai argumentasi, ada 2 opsi akan dibawa ke paripurna untuk voting tapi voting yang bagaimana, kalau tidak ya dengan sangat terpaksa pemerintah menolak untuk dilanjutkan pembahasannya,” tegas Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Sejauh ini ada lima isu krusial RUU pemilu yang telah diputuskan beberapa waktu yang lalu namun fraksi PDIP meminta pengambilan keputusan ditunda. Penundaan ini terkait usulan fraksi PDIP untuk diberikan kesempatan lobi fraksi yang melibatkan penentu parpol masing-masing.

Tjahjo berharap lobi selama 3 hari ke depan bisa menghasilkan keputusan melalui musyawarah yang bisa mengakomodasi kepentingan semua pihak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!