Penyalahgunaan Kolong Tol Kalijodo, Camat Penjaringan : Ini Kesalahan Pengelola Tol!

  • Share
editor
Petugas gabungan temukan barang-barang maksiat di kawasan kolong tol Kalijodo. (foto : Dimas)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Camat Penjaringan, Mohammad Andri menyebut menjamurnya sejumlah bangunan liar di kawasan kolong Tol Kalijodo, Jalan Kepanduan I, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara disebabkan kesalahan pengelola Tol. Meski tak menyebut rinci siapa pengelola Tol tersebut, namun jalur yang termasuk Tol Ir. Wiyoto Yuwono itu merupakan tanggung jawab PT. Citra Marga Nusapala Persada, Tbk dan PT. Jasa Marga (Persero), Tbk.

 

“Ya memang karena lahannya kosong. Pengelola Tol juga tidak memanfaatkan,” ujar Andri, saat ditemui usai menggelar Operasi Pekat di lokasi, Sabtu (10/6/2017).

 

Terkait rencana penertiban, Dia masih enggan memastikan jadwalnya. Dari hasil pendataannya, ada sekitar 80 bangunan semi permanen liar yang dibangun disekitar lokasi.

 

“Warga yang menempati juga berasal dari luar Jakarta. Sebab, warga penggusuran Kalijodo, yang ber-KTP DKI terdahulu sudah direlokasi ke Rumah Susun Sewa (Rusunawa),” jelasnya.

 

Hingga saat ini, menurutnya belum ada langkah strategis pasca penertiban yang akan dilakukan nanti. Dia juga belum bisa memastikan, jika lahan di bawah kolong Tol tersebut akan dijadikan lokasi parkir resmi, yang dapat menambah penghasilan kas daerah.

 

“Bisa saja dijadikan lokasi parkir resmi. Namun, harus ada perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) antar berbagai pihak, seperti pengelola Tol, dan Dirjen Bina Marga.

 

Menurutnya, untuk sementara waktu, pasca penertiban nanti akan dilakukan pengamanan dan penjagaan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bina Marga, termasuk Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

 

“Pemanfaatnnya nanti akan dibicarakan lagi,” tutupnya. (Dimas)

 

 403 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *