Close
Polisi
Salah seorang personel Polri yang menjadi korban Bom Bunuh diri di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur. (Ist)

 

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Dalam enam tahun terakhir, dari tahun 2011 hingg 2016 ada sebanyak 146 polisi tewas dan 203 luka luka akibat ulah para kriminal. Melihat makin rawannya tugas seorang polisi, sudah waktunya UU Polri No 2 Tahun 2002 direvisi agar Pasal Keselamatan Anggota Polri bisa diakomodir.

 

Ind Police Watch (IPW) menilai keberadaan polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat harus disikapi dengan adil agar keselamatan anggota Polri saat bertugas di lapangan tetap terjaga.

 

“Polri yang adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat juga manusia, maka mereka juga butuh keadilan untuk memperoleh keselmatan dalam bertuas,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Jum’at (26/5/2017).

 

IPW berharap, ke depan Perlindungan Terhadap Polisi, terutama yang bertugas di lapangan,  khususnya lagi yang bertugas di daerah konflik sangat diperlukan. Tugas polisi sangat berbeda dengan tugas aparatur yang lain.

 

“Polisi yang bertugas di lapangan selalu berhadapan dengan ancaman keamanan dirinya sendiri, sehingga risikonya keselamatannya sangatlah  rentan,” ungkapnya.

 

Ada empat poin yang harus dilengkapi berkaitan dengan Perlindungan Anggota Polri :

 

  1. Perlunya asuransi dan jaminan perlindungan keselamatan untuk anggota Polri
  2. Anggota Polri yang bertugas di lapangan dan di daerah konflik, yang bisa bertugas 24 jam penuh, perlu diberikan uang lembur dan ekstra puding agar kesehatannya terjaga.
  3. Anggota Polri perlu dilatih dengan intensif dan dilengkapi peralatan yang memadai, agar bisa melindungi dirinya sendiri maupun orang lain, saat bertugas di lapangan.
  4. Sudah saatnya dibuat aturan tentang sanksi yang berat bagi para kriminal yang membunuh anggota Polri. Misalnya, mengacu ke konsep Police Protection Act milik AS yg menetapkan 30 tahun penjara hingga hukuman mati bagi pembunuh seorang anggota polisi. Sanksi ini sangat diperlukan mengingat polisi adalah pelindung, pengayom dan pengayom masyarakat.

 

Melihat perkembangan yang ada sekarang ini, dimana makin banyak polisi tewas dibunuh pelaku kriminal, sudah saatnya UU Polri no 2 thn 2002 direvisi untuk dilengkapi agar Jaminan Perlindungan bagi Anggota Polri terakomodir. Perlindungan ini agar membuat anggota Polri nyaman dalam bertugas meski para teroris menjadikan mereka sebagai target serangan teror bom, seperti di Kampung Melayu 3 polisi tewas dan 5 luka.

 

“Sungguh sangatlah egoislah kita jika kita tidak memperhatikan keselamatan sesama, apalagi selama ini kita sangat terbantu dengan hadirnya anggota Polri di tengah-tengah kita. Ada banyak aksi yang kriminal yang berhasil digagalkan, Ada banyak pelaku kriminal yang berhasil ditangkap dan ada pula aksi kemanusian yang diperbuat oleh anggota Kepolisian. Polri penjaga kita, sudah saatnya kita perhatikan keselamatan mereka juga,” pungkasnya. (Yori)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!