Miliki Pertahanan Kuat, Teroris Cyber Tak Mampu Rusak Jaringan Samsat

  • Share
IMG-20170515-WA0014
Kanit Samsat Jakarta Timur AKP Beddy Suwendi melakukan kroscek di loket pelayanan NRKB guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan. (Ist)
JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Beberapa hari ini Indonesia dihebohkan dengan ancaman Malware khususnya jenis Wannacry, yang masuk dan menyerang komputer dan laptop melalui jaringan internet.
Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali.
Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) atau dalam bahasa inggris One Roof System, yang melayani kepentingan masyarakat dalam satu atap khususnya pelayanan Registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, menyandarkan seluruh pelayanan pada komputer dan jaringan internet harusnya menjadi sasaran empuk bagi teroris cyber.
Kepala Tim Unit Samsat Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Beddy Suwendi Ketika dikonfirmasi Deteksionline.com menjelaskan bahwa pihaknya telah mendengar dan mengantisipasi serangan teroris Cyber tersebut.
“Minggu lalu saya sudah mendengar info itu, oleh karenanya tim IT kami sudah siaga untuk mengantisipasinya,” ujar AKP Beddy Suwendi di Jakarta, Senin (15/5/2017).
Meskipun dalam keadaan aman, Beddy tetap melalukan pengawasan komputer dan jaringan di loket-loket guna memastikan pelayanan berjalan dengan baik dan lancar.
“Meski terlihat aman, kami harus tetap waspada sebab pelayanan bagi masyarakat tak boleh terganggu,” terangnya.
Seperti yang diberitakan ssbelumnya bahwa di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Dimana serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting).
Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke computer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry. (Yori).

 

 545 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *