Pulang Retreat di Puncak, Alberdt Jadi Korban Salah Sasaran Tawuran Massal

  • Share
IMG-20170424-WA0072
Alberdt yang menjadi korban salah sasaran dari insiden tawuran massal antar warga di lampu merah Jambul Jalan Raya Dewi Sartika, Jakarta Timur. (Ist)
JAKARTA,DETEKSI ONLINE.COM- Peristiwa tawuran massal antar warga yang terjadi di lampu merah Jambul, jalan Dewi Sartika, kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Senin (24/4/2017) kemarin ternyata telah menyasar pejalan kaki yang kebetulan lewat dan menyebabkan korban Alberdt Jon Danier Tengker luka di kepala akibat tertancap celurit oleh salah seorang pelaku tawuran.
Menurut pengakuan orang tua korban B Tengker (BT), bahwa anaknya baru saja turun dari puncak setelah mengikuti rangkaian acara Gereja berupa Retreat dan Doa yang diselenggarakan di Gadog, Bogor.
Menurut kesaksian teman korban, bahwa pada saat Alberdt melintas di TKP ia tidak mengetahui jika pada saat itu situasi sedang panas karena terjadi tawuran. Pada saat Penyerangan terjadi korban pun terjatuh, tiba-tiba saja senjata tajam celurit panjang Langsung dihunuskan oleh salah seorang pelaku mengenai kepala korban (celurit masih menancap).
“Kami baru saja turun dari Puncak karena ikut dalam acara Retreat dan Do’a di sana. Saya kaget mendengar kabar bahwa anak saya jadi korban pembacokan dalam tawuran itu,” ujar BT dalam percakapan di grup WhatsApp, Selasa (25/4/2017).
BT menegaskan bahwa anaknya (Alberdt) yang menjadi korban tawuran massal itu bukanlah salah satu pelaku yang ikut serta dalam kerumunan massa salah satu kelompok warga pada saat itu.
“Saya katakan jika anak saya tidak pernah terlibat dalam tawuran itu, ini salah sasaran namanya,” tegas BT.
Karena mengalami luka di kepala yang cukup serius, Alberdt harus dilarikan ke ruangan UGD Rumah Sakit Budi Asih dan harus menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan celurit yang menancap di kepalanya tersebut. Dan saat ini korban telah berhasil melewati​ masa kritis dan sudah baikan.
“Puji Tuhan masa kritis sudah berlalu, sekarang Alberdt sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Semuanya karena pertolongan Tuhan Yesus,” tutur BT. (Yori)

 2,749 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *