Close
IMG-20170414-WA0060
Para pengurus SBB BMI saat menggelar pres rilis. (Ist)

JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Pengusiran terhadap calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendapatkan kecaman secara tegas dari ormas partai PDI Perjuangan, yakni, Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesia (SBB BMI).

Panglima Tinggi SBB BMI, T. Rusli Ahmad mengatakan, Tindakan pengusiran terhadap pak Djarot menunjukkan tindakan yang keji dan bukan etika yang diajari oleh kaum muslim.

“Kami mengecam keras tindakan pengusiran terhadap pak Djarot, ini sudah keterlaluan. Bahkan kalau kita lihat seluruh paslon cuman pak Djarot yang berstatus haji,” tegas Rusli di kantornya, Menteng Jakarta Pusat kepada awak media, Jumat (14/4/2017).

Tak hanya itu, pengusiran tersebut kata Rusli, sudah menandakan bahwa ada oknum yang mencoba merusak momentum jelang pilkada DKI Jakarta putaran kedua digelar.

“Bagi para oknum jangan mencoba merusak tatanan yang telah dibangun oleh para pendiri negara ini,” kata Rusli.

Ditempat yang sama, Asisten Organisasi SBB BMI, Liston Barimbing, mengatakan, polisi harus mengamankan provokator yang mencoba merusak meharmonisan antar umat beragama.

“Polisi bila perlu tangkap mereka yang mencoba melakukan provokator tersebut, ini tidak bisa dibiarkan,” terangnya.

Liston mejelaskan, bahwa kejadian menimpa pak Djarot menggambarkan bahwa bentuk intimidasi di Pilkada DKI Jakarta sangat nyata dan tidak mengenal tempat, padahal lanjutnya, Indonesia sangat menjamin kebebasan beribadah.

“Itu orang lagi ibadah di masjid kok pake diusir~usir apa mereka tak paham bahwa indonesia ini sangat menjamin kebebasan beribadah setiap warganya,” terang liston yang juga Komite Pemuda Dan Olahraga DPP PDI Perjuangan.

lebih lanjut, Liston berpendapat,
menghalangi kegiatan beribadah itu pelanggaran hukum dan bentuk nyata acamam terhadap Pancasila, oleh karenanya, imbuh liston , institusi penegak hukum dalam hal ini kepolisian harus segera bertindak.

“Kita semua tau negara ini sudah final memakai Pancasila sebagai landasan bernegara, menghalangi orang beribadah itu jelas pelanggaran hukum, oleh karenanya, institusi kepolisian harus menyikapi secara serius peristiwa yang menimpa pak Djarot. ini sudah bentuk ancama terhadap Pancasila,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!