FORMAPSI : Ada Perusahaan Cargo Yang Korupsi Uang Pajak, Kami Punya Datanya!

  • Share
cargo
Ilustrasi Cargo. (Ist)

JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Forum Masyarakat Pemantau Perusahaan Swasta Indonesia (FORMAPSI) telah mendapat informasi dari masyarakat tentang dugaan permainan pajak dan manipulasi membelokan pemasukan keuangan untuk negara ke kantong pribadi pemilik usaha.

Direktur Eksekutif Formapsi, Hans Adja mengatakan permainan pajak tersebut dengan berbagai modus dan pola secara tidak terpuji karena porsi yang diambil jauh lebih besar jumlahnya ketimbang kewajiban yang harus disetorkan untuk negara.

Menurut Hans, perusahaan swasta tersebut bergerak di bidang cargo dengan inisial PT. UII diduga mengkorupsi uang negara dengan memanipulasi pembayaran uang pajak yang seharusnya disetorkan ke kantor dinas pendapatan negara dan juga kepada PT. Angkasa Pura.

“Justru diduga dikorupsi dengan permainan merubah jumlah tonase dari angka yang riil menjadi angka yang dipalsukan atau dimanipulasi sehingga penyetoran pajak ke negara menjadi berkurang hampir 30%,” ujar Hans kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/4/2017).

Hans menegaskan, tindakan oknum PT. UII yang diduga melakukan praktek curang, sangat menodai kewajibannya sebagai warga negara yang seharusnya taat hukum dan taat membayar pajak.

Hans pun mendesak Pimpinan PT. UII patut dimintai pertanggungjawaban secara pidana melalui KPK dan mendesak Direktur Angkasa Pura untuk mencabut ijin usaha PT. UII yang merugikan negara.

Pasalnya kata Hans, Pimpinan PT. UII bertindak tidak mendidik karyawannya untuk taat hukum melainkan mengkaderisasi karyawannya untuk mencuri uang negara. Tindakan demikian bisa dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

“Laporan masyarakat yang sudah masuk ke FORMAPSI bahwa praktek tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh PT. UII juga tidak hanya memanipulasi tonase barang-barang yang akan dicargokan untuk memperkecil jumlah kewajiban membayar ke Kas Negara akan tetapi Perusahaan ini juga menurut informasi dari beberapa karyawan yang di PHK sering mengakali PT. Angkasa Pura dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya,” jelasnya.

“Sebuah sumber dari mantan karyawan yang di PHK bahwa beberapa tahun yang lalu PT.UII ini pernah diperiksa Kejaksaan Agung melalui Kejaksaan Tinggi Banten, namun kasus ini tidak berlangsung ke penuntutan terhadap Direksinya karena diduga terjadi KKN antara oknum Jaksa yang memeriksa perkara dengan Direksi PT. UII,” imbuhnya.

Dengan demikian Hans akan mempertanyakan kepada Kejaksaan Agung atau kejati Banten tentang alasan macetnya penanganan kasus manipulasi pajak oleh PT. UII pada beberapa tahun yang lalu dan akan menggabungkan hasil investigasi permainan tonase barang-barang cargo yang akan diberangkatkan ke tempat tujuan dimaksud, untuk dilaporkan ke instansi Penegak Hukum.

“Diharapkan dari pengungkapan modus dan pola permainan tonase yang diduga dilakukan PT. UII bisa menghentikan praktek secara total praktek manipulasi pajak di masa yang akan datang dan sekaligus mengungkap permainan manipulasi pajak dengan modus yang sama yang diduga dilakukan oleh perusahan Cargo lainnya di lingkungan PT. ANGKASA PURA yang sudah menggurita dan dilindungi oleh oknum pejabat Angkasa Pura,” tutupnya.

Editor : Yori

 500 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *