Langgar AD/ART, SBY Diminta Tidak Terbitkan SK Pengurus Baru DPC Demokrat​ NTT

  • Share
IMG-20170331-WA0013
Rangkaian acara Musyawarah Cabang DPC Partai Demokrat di Manggarai Barat (Mabar) NTT. (Ist)
JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Musyawarah Cabang (Muscab) III Partai Demokrat sedaratan Flores, Nusa Tenggara Timur pada Senin (27/3/2017) lalu tidak berjalan mulus.
Pasalnya, Muscab III yang berlangsung di kota Larantuka, Flores Timur, NTT ini menyisahkan banyak persoalan dan kejanggalan.
Terhadap persoalan ini, sejumlah kader Partai Demokrat sedaratan Flores yang terhimpun dalam Forum Penggugat Muscab (FPM) III Flores Timur (Flotim) mengambil langkah politik dan hukum untuk menegakan keadilan dan kebenaran Muscab sesuai peraturan organisasi Partai Demokrat.
Juru bicara FPM III Flotim, Fransiskus Sukmaniara dalam siaran pers tertulisnya kepada Wartawan menjelaskan bahwa dalam menjalankan roda organisasi Partai Politik, peraturan organisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai menjadi pedomaan mutlak yang harus dijalankan setiap kader partai.
“Muscab III Partai Demokrat Flotim menyisakan banyak persoalan hingga berujung pada mosi tidak percaya terhadap oknum pengurus yang mewakili Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat saat berlangsungnya kegiatan Muscab”, papar Fransiskus Sukmaniara, di Jakarta, Jum’at (31/3/2017).
Untuk mengungkapkan dan meluruskan ketidakbenaran dalam proses Muscab ini, FPM III Flotim akan menyampaikan secara resmi kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Frans yang juga salah satu pencetus lahirnya Partai Demokrat di NTT sejak tahun 2002 ini, meminta SBY untuk tidak menerbitkan SK para pengurus baru, sebab Muscab III Flotim berlangsung tidak sebagaimana mestinya.
Bila persoalan ini tidak diatasi dan diselesaikan maka sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan partai Demokrat di NTT khususnya di daratan Flores yang selama telah berupaya susah payah menghasilkan wakil-wakil rakyat mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.
“Saya minta persoalan ini segera dituntaskan dengan cara yang adil, jika dibiarkan maka dapat merusak Partai Demokrat sedaratan Flores,” tegas Frans.
FPM III Flotim meyakini, SBY sebagai pendiri Partai sekaligus sebagai Ketua Umum akan mengambil langkah-langkah bijak demi masa depan Partai Demokrat. (DOL)

 1,130 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *