Polda Papua Janji Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan di Kabupaten Intan Jaya

  • Share
IMG_20170325_141438
Bupati Intan Jaya Natalis Tabung (tengah). (Ist)

JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau telah membentuk tim khusus untuk mengusut kerusuhan yang berujung terhadap  perusakan kantor KPUD Kabupaten Intan  Jaya, Papua.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, pihaknya mengalami kesulitan untuk menindak para pelaku karena penyerangan karena  berasal dari antar suku.

“Diduga, kerusuhan pecah karena dilatarbelakangi rasa dendam,” ujar Kamal, Selasa(28/3/2017) malam.

Kamal menerangkan, peristiwa bermula saat ribuan orang dari salah satu pasangan calon (paslon) melakukan penyerangan terhadap kantor KPUD Intan Jaya yang merasa kecewa terhadap kinerja KPUD yang belum melakukan rapat pleno, pada (24/3/2017) lalu.

“Awalnya itu ada pendukung salah satu paslon yang melakukan penyerangan terhadap kelompok  paslon Nomor urut 3 incumbent yaitu Natalis Tabuni,” jelasnya.

“Kemudian Keesokan harinya, terjadilah pembunuhan terhadap salah seorang warga yang menyebabkan dan terjadi pembakaran terhadap rumah-rumah milik warga sekitar,” jelasnya.

Saat kejadian, Kamal mengatakan, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw,  Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen Hinsa Subrian dan Ketua KPU Papua Adam Arisoy sempat mendatangi kantor KPUD Intan Jaya untuk mengetahui persoalan yang terjadi.

“Saat itu kami ada dikantor KPUD melihat ada kepulan asap yang belakangan diketahui ada pembakaran rumah,” tutup mantan Wakapolresta Depok ini.

Sebelumnya, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni menganggap aksi kerusahan pasca Pilkada di Kabupaten Intan Jaya sebagai bentuk tragedi kemanusiaan dan penodaan terhadap demokrasi.

“Demokrasi kedepan harus dengan cara -cara yang sehat dan tidak boleh ada yang saling serang,” tegas Natalis saat Jumpa Pers di Grand Hotel Akmani Jalan Wahid Asyim, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu(25/3/2017).

Menurut Natalis, polisi harus secepatnya menangkap para pelaku kerusuhan dan memprosesnya ke pengadilan.

“Sebagai Bupati saya saya sampaikan kepada media, bahwa pelaku termasuk kandidat nomor 2 yang memimpin perang adalah pelaku kejahatan.Pelaku harus digiring hukum positip siapapun(yang terlibat) Bupati atau calon Bupati belum(terpilih) harus diseret ke pengadilan,”tutup Natalis.

Dalam kerusahan itu, dikabarkan 6 orang tewas dan 600 orang terluka , 18 rumah penduduk dibakar serta 15 kendaraan turut dibakar. (sapuji)

Editor : Yori

 315 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *