Close
31. Partai Demokrat
Partai Demokrat. (Ist)
JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM- Kabar mengejutkan terbaru datang dari Anggota DPC Partai Demokrat yang ada di daratan Flores. Pimpinan DPP Demokrat diduga melakukan kesewenang-wenangan atau bahkan terkesan sangat otoriter dalam menentukan kebijakan.
Musyawarah Cabang (Muscab) III Partai Demokrat yang dilaksanakan secara serentak di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, pada Senin (27/3/2017), dinilai melanggar AD/ART Partai Partai Demokrat saat berlangsungnya Mucab.
“DPP Telah dengan tahu dan mau melanggar AD/ART Partai Demokrat,” ujar Fransiskus Sukmaniara salah satu peserta Muscab melalui keterangan tertulisnya yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (28/3/2017).
Menurut Frans, adanya peserta Muscab ilegal dan masuk dalam arena persidangan dan disetujui melalui kewenangan sepihak DPP Partai Demokrat.
Pimpinan sidang lanjutnya, dengan sangat otoriter menetapkan Pengurus Anak cabang (PAC) yang ilegal disahkan dalam sidang demi menggulingkan para Ketua DPC selaku petahana dan menggolkan orang sebagai ketua DPC seturut keinginan DPP Partai Demokrat dengan melanggar kewenangan DPD Partai Demokrat yang sah.
“Muscab ini dipandang sangat otoriter dengan menetapkan PAC yang ilegal disahkan dalam sidang demi menggulingkan para Ketua DPC selaku petahana menggolkan orang yang dikehendaki seturut keinginan DPP,” jelasnya.
Menindaklanjuti sikap arogansi DPP ini, DPC Partai Demokrat sedaratan Flores akan melakukan langkah politik dan langkah-langkah langkah hukum.
“Ini Muscab terburuk dan seluruh DPC Partai Demokrat sedaratan Flores akan melakukan langkah politik dan langkah hukum terhadap kesewenangan ini,” tegasnya.
Seperti diketahui, Muscan III Partai Demokrat sedaratan Flores dilaksanakan secara serentak pada Senin (27/3/2017) di Larantuka, Flores Timur NTT. (DOL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!