Close
9aspal_jalan_tebo
pengaspalan jalan di Tebo (foto: ist)

JAMBI, DETEKSIONLINE.COM: Satgassus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Agung hingga kini masih belum menuntaskan kasus korupsi pengaspalan jalan Muara Niro – Muara Tabun Kabupaten Teboyang, senilai Rp63 miliar lebih, yang menggunakan dana APBD Kabupaten Tebo tahun 2013 – 2015 (multi years).

Menurut informasi diperoleh Amunisinews.com dan Deteksionline.com dalam kasus itu masih menyisakan empat orang tersangka,  yang sampai saat ini belum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana korupsi (Tipikor). Hanya satu tersangka yang diteruskan penyidikannya sampai diajukan ke Pengadilan Tipikor Jambi yaitu Joko Paryadi mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Kabupaten Tebo.

“Yang lainnya masih terlihat berkeliaran dan hingga kini belum ditangani,” kata seorang sumber yang berdeklatan dengan Bina Marga Dinas PU Kabupaten Tebo.

Seperti diketahui, putusan Pengadilan Tipikor Jambi pada 7 Maret 2016 Joko Paryadi divonis pidana penjara selama  4 (empat) tahun 8 (delapan) bulan. Menurut amar Putusan tersebut semua barang bukti dikembalikan kepada penyidik melalui JPU untuk dipergunakan dalam perkara atas nama Ir. Saryono, Ali Arifin, ST,  Musashi Pangeran Batara,  dan  Deni Kriswardana yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Satgasus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tipikor Kejagung RI dengan Ketua Tim C Jaksa Reinhard Tololiu,SH,MH.

Keseriusan  Tim Satgasus Kejagung meneruskan keempat tersangka tersebut samapai ke Pengadilan Tipikor Jambi sangat diragukan sehingga menimbulkan pertanyaan,  ada apa dengan Jaksa Reinhard Tololiu sebagai Ketua Tim C Satgasus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tipikor Kejagung Ri pada saat itu ? Hendaknya kejadian ini menjadi perhatian oleh Jaksa Agung maupun JAM Bidang Pidsus. (ben)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!