Close
IMG_20170306_153653
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan saat memberikan keterangan pers di main hall Mapolda Metro Jaya, dalam pengungkapan kasus kepemilikan 12 kg sabu dan 1,2 kg Ketamine.senin (6/3/2017) (Foto : Yori)

Jakarta,Deteksionline.com – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap tindak pidana Narkotika jaringan Taiwan dengan berat total 12,5 kg Sabu dan 1,2 kg Ketamine. Barang haram tersebut diperoleh dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yaitu Tangerang dan Cibubur.

Para tersangka yang berhasil diringkus oleh polisi berjumlah enam orang, yaitu GAC (48), ST (28), MFL (48), LHC ( 42), KCH (35), DR (23).
“Yang kita tangkap ini adalah sebuah jaringan Narkotika yang berasal dari Taiwan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dalam siaran persnya di Main hall Mapolda Metro Jaya, Senin (6/3/2017).
Dalam penggerebekan itu Polisi terpaksa harus mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan dua orang tersangka asal Taiwan yaitu GAC (48) yang di tangkap di Tol Cibubur dan KCH (35).
“Mereka kami lumpuhkan karena melawan petugas, ada satu anggota saya yang jadi korban akibat dipukul oleh pelaku dengan besi,” ucap M Iriawan.
Iriawan mengungkapkan bahwa masuknya barang haram tersebut ke Indonesia melalui pengiriman ekspedisi laut.
“Barangnya masuk via ekspedisi dari laut ke darat, saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait masuknya barang itu kemari,” ungkap Iriawan.
Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 197 UU nomor 36 tentang kesehatan, dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara.
“Dari penangkapan ini, kami berhasil menyelamatkan 306.000 jiwa,” tutup Iriawan. (Yori/Ulis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!