KJI Retas Pegiat Kamerawan Profesional

  • Share

 

IMG-20170218-WA0012
Para pembicara dalam kongres KJI

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM: Organisasi profesi wartawan Kamerawan Jurnalis Indonesia ( KJI) hari ini menggelar kongres ketiganya di Jakarta. Organisasi yang berdiri sejak tahun 2008 ini mulai berkiprah untuk menjadi penghubung kepentingan industri media televisi dengan kamerawan jurnalis di lapangan.

Banyak yang sudah dilakukan KJI hingga pada periode ke 3 ini. Misalnya, advokasi, penyetaraan kesejahteraan bahkan menciptakan pegiat kamerawan jurnalis yang profesional ingin terus dicapai oleh KJI.

Menurut Ketua KJI Andi Riccardi, KJI periode ke empat atau di kongres ke tiga ini diharapkan bisa membuka mata publik untuk tidak mengecilkan jurnalisme gambar.

“Melalui jurnalisme gambar ada banyak yang bisa disampaikan. Kemapanan, kebenaran, kebohongan, kesedihan,keindahan dan banyak tafsir,” katanya. “Kongres 3 KJI ingin  berkontribusi untuk jurnalisme gambar yang lebih baik;” tambahnya.

Melalui kongres ini Andi Ricardi juga ingin mengedepankan anggota KJI yang profesional, berintegritas dan unggul di era global.

Menurut VJ Associate Press yang sudah sering meliput di medan perang ini, seorang kamerawan jurnalis haram hukumnya memberi informasi gambar rekayasa, tidak berimbang dan informasi gambar yang sarat kepentingan.

Dalam era digital sekarang KJI juga harus membuka diri dalan merekrut anggotanya. Anggota KJI dalam AD/ ART yang sudah di amandemen  bukan hanya sekedar kamerawan, melainkan Video Jurnalis, dan mantan kamerawan jurnalis ikut bergabung di dalamnya.

Menurutnya, KJI sadar sebagai organisasi profesi wartawan harus meberikan ruang yang lebih luas untuk bisa mengikuti perkembangan zaman.

Dalam periode ke depan, Andi menegaskan KJI akan lebih ambil peranan dalam televisi digital dan tidak hanya terpaku pada televisi konvensional.(kh)

 

 384 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *