Close
Prosedur_Penanganan_Barang_Bukti_Narkoba_di_Kepolisian-prev
Ilustrasi barang haram Narkoba (Foto:Ist)
MEDAN, deteksionline.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan narkoba yang dijalankan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Empat narapidana yang masih menjalani masa hukuman, yaitu Ayau, HS, AF, dan H alias A alias E dibekuk oleh Penyidik BNN.  4 terpidana tersebut diganjar hukuman mati karena tersangkut kasus pengiriman 270 kilogram sabu dari Dumai.

Keempatnya diduga menjadi otak pelaku impor sabu 10 kilogram asal Malaysia.
BNN juga telah meringkus delapan pelaku lain. Satu orang di antaranya tewas ditembak di kawasan Titi Kuning, Medan pada Jumat (13/1/2017) kemaren.
“Karena berusaha kabur dan melawan petugas, terpaksa melumpuhkan BD dengan timah panas,” ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari di Medan, Sabtu (14/1/2017).
Di KTP BD (32) merupakan warga Dusun XIII, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Sementara tujuh pelaku lain adalah AL alias AS, Y alias AG, J alias C, PS, DEN, SY, dan YT yang merupakan istri J alias C.
“Satu orang lagi, berinisial AC yang merupakan adik Ayau kabur. Ia kini Sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ucap Arman.
Menurut Arman, para pelaku membungkus sabu dengan kemasan teh China. Saat transaksi di depan Masjid Raya Medan, petugas BNN menangkap J alias C, Y alias AG, AL alias AS dan BD.
BNN juga berhasil menyita Barang bukti berupa delapan kilogram sabu dan uang tunai Rp 40 juta.
Saat mobil Avanza pelat nomor BM 1710 RP digeledah, kembali ditemukan dua kilogram sabu.
“Seluruhnya kami amankan 10 kilogram sabu. Hasil pengembangan, kami menangkap DEN, PS dan SY dan YT di sebuah hotel di Jalan Sisingamangaraja Medan. Selanjutnya kami meringkus keempat narapidana yang mengatur pengiriman, satu di antaranya ditangkap di RS Bina Kasih Sunggal,” kata Arman.
Akibat aksi nekatnya itu para pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.
“Selain itu pelaku juga akan dikenakan pasal berlapis yaitu tindak pidana pencucian uang,” tutup Arman. (Yori/Ulis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!