Close
wakapolri-syafruddin
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. (Ist)

Jakarta,Deteksionline.com Memasuki usia yang ke-66 tahun Kepolisian Perairan dan Kepolisian Udara (Polairud) berkomitmen mengibarkan semangat revolusi mental guna mendukung Indonesia sebagai Poros maritim dunia tidak hanya itu, Sebagai Negara yang memiliki ribuan pulau pihak Polairud berkewajiban menjaga dan membangun rasa aman. Rasa cinta tanah air dan bangsa yang bergelora dalam sanubari membuat personel untuk tetap solid mengemban tugas yang dipercayakan dipundaknya.

Wakapolri Komjen Syafruddin dalam sambutannya ketika menjadi inspektur upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Polairud yang ke-66 menegaskan bahwa betapa pentingnya membangun semangat revolusi mental dalam rangka mendukung dan mendorong Negara Kepulauan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Kita tahu bahwa kondisi geografis kelautan kita yang luas membuat sektor maritim menjadi basis kekuatan dan kekayaan demi mewujudkan poros maritim dunia, hal itu tak lepas dari dukungan pengembangan keamanan dari sector udara,” ujar Wakapolri Komjen Syafruddin, di Markas Ditpolair Polri, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (1/12) lalu.

Syafrudin menjelaskan bahwa dua institusi yang lahir pada tahun 1951 itu diharapkan  mampu meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tantangan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan perairan maupun udara.

“Illegal Fishing dan aksi penyelundupan masih menjadi target dan prioritas dari Polisi Perairan dan Polisi Udara (Polairud), total hingga saat ini ada sekitar 359 kasus illegal fishing, 77 kasus penyelundupan, dan kemaren ada sekitar 21 kapal asing pencuri ikan telah ditenggelamkan guna mendukung program pemerintah,” jelasnya.

Komjen Syafruddin mengunkapkan lebih jauh bahwa kepolisian udara ikut berkontribusi menjaga keamanan masyarakat dengan bantuan teknis dalam operasi Ramadania maupun operasi Tinombala di Poso.

“Dirgahayu Polisi Perairan dan Polisi Udara, jangan lekas berpuas diri dan terlena dengan capaian saat ini. Mari slalu tingkatkan aspek profesionalitas dan pembinaan,” lanjutnya.

Wakapolri menghimbau untuk terus mengembangkan dua institusi ini dengan membangun postur alutsista yang modern dan keahlian personel.

“Kita sudah melakukan pengadaan kapal polisi perairan kelas A2, A3, dan C1 ke sejumlah polda, selain itu polisi udara sudah dilengkapi Helikopter Bell A429, A412, maupun pesawat Cassa 295 untuk meningkatkan fungsi SAR maupun patroli udara di wilayah perbatasan,” tutupnya. (Ulis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!