Menurut Kabar, Total Tokoh Politik Yang Diduga Makar Bertambah Jadi 10 Orang

  • Share

 

img-20161202-wa0011
Ahmad Dhani saat diamankan oleh petugas. (Ist)

Jakarta,Deteksionline.com Menurut pengembangan jumlah tokoh Politik yang diamankan Polisi kini berjumlah sebanyak  10 tokoh. Kabarnya Sepuluh tokoh Politik itu ditangkap pada Jumat, 2 Desember 2016 dini hari, seluruhnya ditangkap di tempat berbeda.

Sebagian dari tokoh tersebut ditangkap karena diduga mendompleng aksi 212 untuk menggulingkan Presiden Jokowi dengan cara mendesak DPR/MPR lekas menggelar sidang Istimewa, dan sebagiannya lagi ditangkap karena diduga melanggar UU ITE.

Pihak kepolisian telah membenarkan terkait penangkapan tokoh politik tersebut, namun untuk jumlah masih pada angka 8 orang tokoh.

“Kabarnya ada 8 orang tokoh politik yang diduga ingin lakukan makar, saat ini sedang diperiksa secara intensif di Mako Brimob kelapa dua, Depok,” ujar Kabid Humas Mabes Polri, dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Jum’at (2/12).

Berikut ini nama-nama kesepuluh tokoh politik yang diduga diamankan pihak kepolisian;

1. Ahmad Dhani ditangkap di Hotel San Pasific. Dhani diduga melanggar pasal 207 KUHP

2. Eko ditangkap di rumahnya di Perum Bekasi Selatan. Eko diduga melanggar pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP

3. Adityawarman ditangkap di rumahnya. Diduga melanggar pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP

4. Kivlan Zein ditangkap di rumahnya komplek Gading Griya Lestari blok H1 -15 Jalan Pegangsaan Dua. Diduga melanggar pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP

5. Firza Huzein ditangkap di Hotel San Pasific, jam 04.30. Diduga melanggar pasa 107 jo 110 KUHP jo 87

6. Racmawati Soekarnoputri ditangkap di kediamannya, pukul 05.00 WIB.

7. Ratna sarumpaet ditangkap dikediamannya, jam 05.00

8. Sri Bintang Pamungkas ditangkap dikediamannya di Cibubur. Saat ini Sri Bintang dibawa ke Mako Brimob dan ditangani Krimsus.

9. Jamran diamankan di Hotel Bintang Baru Kamar 128 dipimpin oleh Kasubdit Indag, AKBP Iman Setiawan. Diduga melanggar UU ITE.

10. Rizal Kobar ditangkap di samping Sevel Stasiun Gambir Jakpus pada tanggal 2 Des 2016 pukul 03.30 WIB. Diduga melanggar UU ITE.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum mengeluarkan statemen secara resmi, namun dalam pesan berantai kepada Wartawan bahwa siang ini rencananya pihak Mabes Polri akan menggelar konferensi pers terkait penangkapan tokoh politik tersebut. (Yori)

 353 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *