Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi, Turis Asal Maroko Dipulangkan ke Negara Asal

  • Share
img-20161130-wa0055
SH (25) turis asal Maroko tanpa dokumen dan tujuan yang jelas berhasil dicegah masuk Indonesia oleh petugas Imigrasi kelas I Bandara internasional Soekarno-Hatta. (Ist)

Jakarta,Deteksionline.com Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta (Soetta) kembali melakukan penolakan izin masuk 1 orang Warga Negara Maroko yang datang dengan pesawat Turkish Airlines TK56 dari Istanbul Turki pada pukul 18.20 WIB.

Kabag Humas Ditjen Imigrasi menjelaskan bahwa, setelah dicek dengan seksama, SH (25) seorang turis Maroko ternyata tidak mempunyai tujuan yang jelas untuk datang atau menetap di Indonesia, tidak memiliki reservasi hotel/penginapan, dan tidak memiliki bukti biaya hidup yang cukup untuk tinggal di Indonesia padahal ia (SH) mengaku akan tinggal di Indonesia selama 4 minggu.

“Penolakan ini bukan yang pertama, sudah ada beberapa kasus seperti ini sebelumnya, beberapa hari yang lalu kami juga memulangkan turis wanita asal Maroko. Jika diteliti ada kejanggalan maka tidak akan diijinkan untuk menetap di Indonesia,” ujar Kabag Humas Ditjen Imigrasi Heru Santoso AY dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (30/11) malam.

Heru menduga jika SH terlibat jaringan prostitusi.

“Dugaan kuat ia (SH) terlibat jaringan prostitusi, mencari nafkah dengan menjadi pekerja seks komersial (PSK),” ungkap Heru.

Heru menambahkan bahwa SH telah dikembalikan ke negara sebelumnya pada kesempatan pertama dengan pesawat sama.

“Untuk SH sudah kami terbangkan ke negara asal dengan pesawat yang sama. Sudah menjadi tugas kami untuk menangkal warga negara asing yang tidak jelas Dokumen dan tujuan menetap di Negara kita,” tegas Heru. (Yori)

 455 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *