Close
indra-p-simatupang-1427884583572
Anggota DPR RI dari fraksi partai PDIP Indra P Simatupang (Ist)

Jakarta,Deteksionline.com  Oknum Anggota DPR-RI Indra P. Simatupang (IPS) dari Fraksi PDI perjuangan diduga telah menipu dua pengusaha bernama Louis Gunawan Khoe dan Yacub Tanoyo, dengan total kerugian sekitar Rp 96.750.000.000,-.

Kasubdit Jatanras Krimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy mengatakan bahwa Saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap Indra P Simatupang, Yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan Hal ini berdasarkan LP/720/II/2016/PMJ/Dit Reskrimum tanggal 15 Februari 2016 atas nama pelapor Edy Winjaya (kuasa dari korban Louis Gunawan Khoe dan Yacub Tanoyo) dalam dugaan tindak pidana turut serta melakukan tindak pidana Penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 Kuhp Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 Kuhp.

“Benar bahwa Saat ini kami sudah menetapkan Indra P Simatupang (IPS) sebagai tersangka dalam perkara pidana penipuan investasi bodong,” ujar Kasubdit Jatanras AKBP Hendy kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (27/10).

Selain itu ada dua tersangka lagi yang ikut serta membantu pelaku (IPS) yaitu Ir. Muwardy P Simatupang (ayah kandung dari Indra P Simatupang, mantan Deputi Menteri BUMN tahun 2004) dan Suyoko (anak buah/staf IPS).

Penyidik juga telah menyita barang bukti dalam kasus penipuan tersebut, berupa perjanjian yang diduga fiktif, cek/giro kosong, 1 set komputer yg di gunakan utk mencetak dokumen palsu, bermacam macam stempel, bukti-bukti transferan uang, Serta dokumen lain yang jumlahnya ada  sekitar 111 halaman.

“Total ada tiga pelaku dalam kasus ini, barang bukti sudah kami amankan,” ucapnya.

Hendy menambahkan jika pada tanggal 13 Juni 2016 lalu Penyidik telah melakukan Gelar Perkara di Rowassidik Bareskrim Polri yang dihadiri oleh Divisi Propam, Divisi Hukum dan Itwasum dan disimpulkan bahwa ketiga terlapor ditingkatkan sebagai tersangka.

Perihal Ijin pemeriksaan anggota DPR harus melalui Ijin Presiden. Bahwa kini penyidik telah mendapatkan Ijin dari Presiden RI sejak tanggal 28 Juli 2016 lalu.

“Bapak presiden sudah memberikan ijin untuk memeriksa tersangka, jadi proses bisa terus berjalan,” tambahnya.

Untuk diketahui bahwa Indra P Simatupang (IPS)  merupakan Anggota DPR RI di Komisi IX yang membidangi kesehatan dan tenaga kerja. IPS diduga melakukan penipuan untuk bisnis jual beli Kernel dan CPO, karena tak mendapat keuntungan (10%) akhirnya kedua korban mulai curiga dan langsung melaporkannya ke polisi.

“Segala proses dilakukan di rumah kediaman tersangka, dan ketiga tersangka memiliki peran masing-masing agar proses penipuan berjalan dengan mulus,” tutup Hendy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!