Diskotik Crown Jadi Sarang Bandar Narkoba, Gubernur Ahok Harus Cepat Bertindak!

  • Share

 

b9bcd74e69f248657c02f635ac4f5588_400x400

Jakarta,Deteksionline.com Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur, Djarot Saiful Hidayat harus reaktif untuk membuktikan ucapannya dengan menutup tempat hiburan malam, khususnya karaoke dan diskotik yang kedapatan sebagai tempat memperdagangkan barang haram narkoba. Jika hal itu terwujud (menutup) maka terbukti bahwa keduanya konsisten memiliki komitmen tidak pro terhadap pengusaha-pengusaha tempat hiburan.

“Jika mereka (Ahok-Djarot) ingin membuktikan sekarang lah saatnya. Selama ini kan masih ada tudingan terhadap Ahok bahwa ia ada dibarisan para pengusaha ‘hitam’. Buktikan lebih bagus, ini juga mau Pilkada DKI. Kalau Mille’s berani ditutup, kenapa Golden Crown tidak, ini momen yang bagus,” terang Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane kepada Wartawan,di Jakarta,Kamis (20/10).

Neta menambahkan, dari hasil kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT), yang dilakukan Timsus Paminal Polda Metro Jaya terhadap oknum anggota Polsek Gambir, yakni Iptu S, yang mau menyelesaikan kasus dengan cara damai dan meminta uang tebusan ratusan juta terhadap kaki tangan bandar narkoba, sudah cukup membuktikan kemungkinan adanya perang para bandar narkoba yang ingin menguasai diskotik Golden Crown.

“Memang bisa saja di mana pun polisi bertugas menangkap pelaku kejahatan. Tapi kasus Polsek Gambir menangkap pengedar narkoba di wilayah Polsek Taman Sari, ini aneh. Sudah begitu, bukan diproses dengan benar malah ingin diuangkan. Ini jelas sangat mencurigakan,” ujar Neta.

IPW sangat mengapresiasi langkah Paminal yang menangkap oknum polisi nakal tersebut. Hal ini sebagai pelajaran bagi anggota polri lainnya agar tak main-main dalam melakukan tugas hukumnya.

“Kami sangat mengapresiasi penyidik Unit Paminal yang telah membekuk salah satu oknum polisi nakal tersebut, biarlah ini jadi shock terapi bagi anggota yang lain,” ucap Neta.

Sebelumnya Reskrim Polres Metro Taman Sari pernah menangkap kaki tangan seorang bandar narkoba berinisial RM (38) di Parkiran Diskotik Crown, Jakarta Barat. RM ditangkap setelah kedapatan membawa barang haram tersebut  di dalam mobilnya.

Kasubag Humas Polres Jakbar Kompol Herru Julianto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (1/8) sekitar pukul 22:00 WIB.

“RM ditangkap petugas saat hendak mengambil narkoba di dalam mobilnya untuk diedarkan di dalam diskotik itu,” kata Herru..

Herru menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan salah satu petugas yang melihat RM sedang sibuk melakukan sesuatu di dalam mobilnya yang terparkir di lantai 7 Diskotik Crown. Kemudian, petugas segera menghampiri dan menggeledah RM.

“Saat digeledah petugas menemukan tiga plastik narkoba jenis sabu seberat 25 gram dan 26 Butir extasi yang disembunyikan RM di dalam jok bangku mobilnya,” ujar dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan, RM mengaku akan menjual narkoba tersebut kepada para pengunjung Diskotik Crown. Namun, untuk mengetahui sumber obat terlarang itu polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (Tim)

 2,791 total views,  5 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *