Minta Masukan Soal Kamnas, Maksum Temui Fuad Bawazir

  • Share
55311kamnas
Maksum Zubbir dan Fuad Bawazir

 

 

JAKARTA, DETEKSIONLINE: Ketua Umum Rumah Keamanan Nasional (Kamnas) H. Maksum Zubir menemui Fuad Bawazir di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Tujuannya mencari masukan dari berbagai pihak terkait Kamnas yang ideal.

Fuad dianggap sebagai tokoh kredibel untuk diminta pendapatnya.

Fuad Bawazir yang ikut hadir dalam peresmian Rumah Kamnas di Kampus Universitas Bhayangkara mengaku sangat mengapresiasi pendirian Rumah Kamnas tersebut.

Ia memaparkan tentang zaman orde baru terkait capaian di bidang pertumbuhan ekonomi saat itu karena kondisi keamanan terjaga dengan baik.

“Dulu Pada masa kepemimpinan Soeharto, mempunyai program pembangunan jangka pendek yang disebut Pelita (pembangunan lima tahun) dan ada Trilogi Pembangunan,” kata Fuad.

Disebut bengawan ekonomi Indonesia ini, Trilogi pembangunan ada yakni, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.

“Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya tidak mungkin tercapai tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak mungkin dicapai tanpa adanya keamanan nasional yang baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Maksum yang mendapat masukan tentang keamanan nasional dari perspektif ekonomi juga meminta kesediaan Fuad Bawazir untuk menjadi penasehat Rumah Kamnas.

“Kita meminta kesediaan Pak Fuad untuk menjadi pensehat,” kata Maksum.

Dikatakan Maksum, untuk mensosialisasikan Rumah Kamnas telah disusun beberapa program termasuk program prioritas awal yang akan segera merumuskan naskah akademik tentang keamanan nasional. “Kemudian akan dibentuk Rumah Kamnas ditingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota diseluruh Indonesia,” terang Maksum didampingi Ketua Departemen Humas Rumah Kamnas Djoko Waluyo.

Sementara, Ketua Departemen Humas Rumah Kamnas Djoko Waluyo mengatakan,  untuk kepengurusan Rumah Kamnas disemua tingkatan nantinya akan diisi para alumni sekolah Kamnas.

“Bagi siapa saja masyarakat Indonesia yang ingin bersama-sama membangun Indonesia yang berbudaya keamanan harus menjalani sekolah Kamnas yang diselenggarakan Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara.  Saat ini, sedang menerima pendaftaran untuk alumni gelombang kedua. Untuk tiap angkatan pesertanya sangat terbatas, karena itu segera mendaftar ke Kampus Bhayangkara,” kata Djoko. (Hendra)

 427 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *