Close

newton

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Awi, pemilik tempat hiburan karoke dan hotel Newtown di lingkungan Lokasari, Jakarta Berat,  pernah mengatakan dengan nada tinggi kepada wartawan yang mengkonfirmasinya terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di tempatnya usahanya.

“Silahkan cek sendiri. Ada tidak peredaran sabu dan ekstasi. Jangan katanya-katanya,” kata Awi, setelah tempat hiburan tetangganya, Milles digerebek dan ditangkap seorang bandar.

Hal ini memang sulit dipercaya jika pemilik tempat hiburan, seperti karoke dan hotel, menyatakan bahwa di tempatnya tidak ada peredaran narkotika, seperti sabu-sabu, ekstasi dan ganja. Namun pada kenyataannya, setelah sebelumnya Awi membatah, tiba-tiba saja Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat menangkap lima pengunjung di tempatnya tengah berpesta sabu pada Selasa (10/5) pukul 00.30 WIB lalu.

Mereka ditangkap di room 202 lantai 2, Newton Hotel Karaoke Club. Dari enam yang ditangkap, salah satunya merupakan artis sinetron pria bernama JF.

“Dari dalam ruangan didapati lima pengunjung yang sedang karaoke sambil pesta narkoba,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, ketika itu.

Lanjut Awi, petugas juga menemukan satu pakai narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,54 gram dari tas miliknya. “Ada cewek satu orang, total lima orang. Yang bawa sabu dua orang,” katanya.

Kemudian, polisi juga meringkus seorang bandar narkoba berinisial F dengan barang bukti tiga paket sabu-sabu sebanyak 2,04 gram.

Nah, dari peristiwa di atas, sudah dapat disebutkan bahwa sangat sulit dipercaya jika seorang pemilik teman hiburan malam menyatakan di tempatnya tidak beredar narkoba.

“Mana mungkin itu bisa benar. Setiap tempat hiburan. Apalagi tempat hiburan sekelas Newtown tak ada narkoba. Sekarang aja masih ada bandarnya yang jual. Tinggal pilih aja, mau pakai ekstasi atau sabu,” kata seorang pengunjung yang ditemui pada Kamis (2/9) malam.

Sambil menunjuk tulisan stiker yang ditempel di pintu masuk ruang karoke di lantai 3, isinya ‘ruangan ini bebas narkoba’, pengunjung tadi menjibir.

“Coba saya masuk ke ruangan lain. Pasti ada yang lagi nyabu atau dugem dengan ekstasy. Berani gak masuk?!” tantangnya. (tim/bbc)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!