Saksi Rozali Beri Keterangan Berbelit Belit

  • Share
Ilustrasi pengadilan.
Suasana_sidang_Home_Stay_diruang_garuda_Pada_Pengadilan_Tipikor_Pangkalpinang
Sidang Home stay (foto: ist)

BANGKA BELITUNG,deteksionline: Sidang perkara dugaan korupsi home stay Fair Muntok 2015 dengan sumber dana CSR dari PT Timah Persero Tbk  senilai Rp 500 juta masih terus bergulir.Selasa ( 16/8 )

Agenda persidangan masih memeriksa para saksi salah satu saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) dari Kejari Muntok yakni Kepala Dinas Perhubungan ,Pariwisata,Kebudayaan dan Informatika Kabupaten Bangka Barat, Rozali

Dalam fakta persidangan Majelis hakim Setyanto Hermawan SH Mhum yang mencecar saksi dengan berbagai macam pertanyaan terkait perkara kasus dugaan korupsi kegiatan perlehatan Home Stay Fair Muntok 2015, Selasa (16/8/2016) siang.

Majelis hakim sempat mengingat dirinya agar tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan sebagai saksi di persidangan siang itu saat ditanya seputar adanya bukti proposal yang diajukan kepada PT Timah Persero Tbk untuk kepentingan kegiatan akbar Home Stay Fair Muntok 2015 itu bernilai mencapai Rp 6,8 M

Namun pesan majelis hakim justru terkesan tak dihiraukan oleh Rozali. Sebaliknya Rozali justru lagi-lagi di hadapan majelis hakim menyebutkan jika sepengetahuanya ada 8 proposal yang diajukan ke PT Timah, pernyataanya itu justru bertolak belakang dengan berkas berita acara pemeriksaan (BAP) atau sebagaimana dalam berkas dakwaan dibacakan oleh JPU di hadapan majelis hakim

“Jangan asal ngomong,mengapa ditanya penasihat hukum terdakwa saudara saksi ( Rozali – red ) berbelit-belit dalam menjelaskan dan malah mengaku tidak tahu,” kata ketua majelis hakim, Setyanto Hermawan SH MHum

Dalam persidangan kali ini pun pihak Kejaksaan menghadirkan pula para saksi lainnya yakni Asisten II Pemkab Bangka Barat, Ridwan ( mantan Plh Kadis Dinas Perhubungan ,Pariwisata,Kebudayaan dan Informatika Babar) termasuk seorang terdakwa Abang Faisal terlihat dalam persidangan didampingi penasihat hukumnya, Taufik Qoriyanto SH.

Perkara kasus korupsi ini berawal dari pengusutan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Bangka Barat, namun sampai saat ini pihak kejaksaan setempat baru menetapkan satu orang terdakwa (Abang Faisal) atau selaku ketua Asosiasi Home Stay Kabupaten Barat namun diduga telah melakukan penyelewengan dana bantuan CSR dari PT Timah Tbk.( herman )

 686 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *