Perwira Satpas SIM Diduga Tertangkap Tangan, BB Struk Transfer Rp 243 Juta

  • Share
Suap-CPNS-2014-Senilai-2-Milyar
foto ilustrasi (ist)

JAKARTA, deteksionline – Ef, perwira pertama yang bertugas di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat diduga tertangkap  dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) timsus dari Paminal Polda Metro Jaya. Kabar yang beredar di kalangan sekolah pengemudi (SP), Ef ditangkap pada Rabu (11/8) siang dengan barang bukti transfer Rp 243 juta di handphone-nya.

Saat itu, yang mimpin OTT, juga mantan anggota Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya bergolongan perwira menengah, dan Ef mantan anak buahnya.

Informasi peristiwa OTT terhadap Ef oleh mantan atasannya itu sendiri didapat dari salah satu sekolah pengemudi di bawah payung hukum PT MK, yang menyebutkan OTT dilakukan siang hari, namun Ef itu sendiri tak lebih dari satu hari sudah dilepas lagi dan berdinas seperti semula.

Sumber dari PT MK,  menyebut Ef memang tidak ditahan. “Dia masih aktif,” kata sumber tadi.

Sumber itu pun memberi keyakinan OTT itu memang ada. Katanya, ia tahu persis peristiwa OTT yang berjalan dengan rapi dan cepat, karena yang mimpin adalah mantan atasannya yang baru diganti.

Atas peristiwa itu Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Syamsul Bachri belum bisa dihubungi. Pasalnya, Rabu (18/8) malam, sedang menjalankan tugas di Istana Negara sedang ada jamuan makan malam.

Namun sumber yang dapat dipercaya, mengaku diduga  Dirlantas sudah mengetahuinya, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Karena roda atau sistem yang dibangun saat ini di Ditlantas Polda Metro Jaya, bahwa Dirlantas hanya memiliki wewenang mengatur Bintara.

Untuk Perwira Pertama dari Ipda sampai AKP, kata sumber tadi, yang ngatur langsung SDM. Sedang Pamen, yakni dari Kompol sampai AKBP adalah petinggi langsung. Dirlantas hanya memiliki kekuatan menghimbau. Meski Ankum tetap ada.

Sementara, Ef yang dikonfirmasi wartawan deteksionline, terbit.co dan beritabuana.co  hanya mengatakan berita itu tak benar dan perlu diluruskan.

“Wah gawat itu berita harus diluruskan, mengerikan sekali 100% berita itu gak benar,” kata Ef.

Sedang Kasi SIM dan anggota paminal yang memimpin OTT yang dikonfirmasi lewat pesan SMS dan WhatsApp, belum memberikan jawaban sampai berita ini diturunkan. (Kh)

 

 412 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *