Kompol Doni Hermawan: Tidak Ada OTT di Satpas SIM

  • Share
IMG-20160803-WA012
Kasie SIM Polda Metro Jaya Kompol Doni Hermawan

JAKARTA, deteksionline – Kepala Seksi (Kasie) SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Doni Hermawan menyatakan tidak ada peristiwa tangkap tangan (OTT) terhadap seorang perwira di Satpas SIM. “Ngak benar beritanya,” katanya melalui pesan singkat, Kamis (18/8).

Doni Hermawan menanggapi hal tersebut terkait pemberitaan yang menyebut Ef, perwira pertama yang bertugas di Satpas SIM Daan Mogot, diduga tertangkap  dalam OTT oleh timsus dari Paminal Polda Metro Jaya, Rabu (11/8), dengan bukti transfer di handphone Rp 243 juta.

Ef sendiri sudah membantahnya dengan menyatakan tidak ada peristiwa OTT.  “Berita tidak bernar dan harus diluruskan,” katanya.

Sementara sumber memberi keyakinan bahwa OTT itu memang ada. Katanya, ia tahu persis peristiwa OTT yang berjalan dengan rapi dan cepat, karena yang mimpin adalah mantan atasannya yang baru diganti.

Atas peristiwa itu Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Syamsul Bachri belum bisa dihubungi. Sampai Rabu (18/8) malam, sedang menjalankan tugas di Istana Negara sedang ada jamuan makan malam. Hingga Kamis sore dia tidak memberikan klarifikasi.

Namun sumber yang dapat dipercaya, mengaku diduga  Dirlantas sudah mengetahuinya, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Karena roda atau sistem yang dibangun saat ini di Ditlantas Polda Metro Jaya, bahwa Dirlantas hanya memiliki wewenang mengatur Bintara.

Untuk Perwira Pertama dari Ipda sampai AKP, kata sumber tadi, yang ngatur langsung SDM. Sedang Pamen, yakni dari Kompol sampai AKBP adalah petinggi langsung. Dirlantas hanya memiliki kekuatan menghimbau. Meski Ankum tetap ada.

Sebelumnya Kompol Doni menyebut pihak Satpas  SIM Ditlantas Polda Metro Jaya sudah berupaya untuk memberikan pelayanan prima dan kompeten dalam mewujudkan zero complain.

“Kami terus melakukan  peningkatan pelayanan. Sebagai pelayanan masyarakat kami tidak bisa hanya berpangku tangan saja, harus ada perubahan yang positif agar masyarakat bisa merasa puas dengan pelayanan,” katanya. “Jadi hal seperti yang diberitakan tidak benar, karena kami tidak bisa membiarkan hal semacam itu terjadi,” ujarnya. (tim)

 

 

 

 4,384 total views,  10 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *