by

Empat Saksi Dihadirkan Dalam Kasus Buku Beltim

Sidang buku
foto: ilustrasi

PANGKALPINANG,  deteksionline: Empat orang saksi yang semuanya adalah guru Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) di kabupaten Belitung Timur ( Beltim )menjadi saksi dipersidangan terhadap tiga orang terdakwa yakni Ali Imron mantan Kadis Pendidikan kabupaten Beltim selaku Pejabat Pengguna Anggaran ( PPA ),Yugiarti selaku Pejabat Pelaksana tehnis Kegiatan ( PPTK ) dan Susi D selaku kontraktor CV Berlian dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku tahun anggaran 2010 senilai Rp 3.5 Milyar

Empat orang guru  asal kabupaten Beltim itu diantaranya Suaina Spd ( 52 ) Ngatini Erwansyah ( 50 ) Hairil ( 50 ) Prapto ( 54 ) mereka diperiksa dalam persidangan dugaan korupsi pengadaan buku diruang sidang garuda pada Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang Bangka Belitung kemarin.Selasa ( 16/8 )

Dalam pemeriksaan saksi yang diketuai Majelis hakim Wuryanta,keempat orang guru itu bersaksi bahwa dalam pengadaan buku dengan kontraktor pelaksana CV Berlian menngakui bahwa dalam pengadaan buku itu banyak yang kurang

“Dari 940 judul buku pada berita acara ternyata setelah dihitung bersama guru dan pihak penyidik ternyata ada kurang dan kekurangan itu ada 197 judul buku” kata Hairil bersaksi dihadapan majelis hakim

Dia juga membenarkan bahwa buku buku itu dipinjam oleh para siswa/siswi namun setelah semua siswa mengembalikan buku itu,begitu dihitung ternyata memang kurang

“kita hitung bersama dengan para guru dan tim penyidik Polres Beltim buku itu memang kurang dan kekurangannya sebanyak 197 judul buku” katanya

Dia juga meyakini bahwa tidak ada lagi buku yang dipinjam oleh para murid dan semua buku yang dipinjam sudah dikembalikan oleh para murid

Hal yang sama diakui oleh guru SMP Budi Utama Kelapa Kampit bahwa tahun 2010 pihaknya pernah menerima buku dari Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim sebanyak 940 judul buku sesuai dengan berita acara penyerahan buku namun setelah dihitung buku itu terdapat kekurangan sebanyak 131 judul buku yang kurang

“Buku itu ada 809 judul buku tidak sesuai dengan berita acaranya yang tertera 940,jadi buku itu ada kekurangan sebanyak 131 buku”katanya

Sementara Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) kepada saksi Suaina mempertanyakan terhadap buku yang kurang  dikirim kembali apa tidak ? Suaina menjawab terhadap kekurangan 70 judul buku itu ada penggantian,namun dengan buku judul yang lain

Sementara sidang akan dilanjutkan pekan depan masih mendengarkan keterangan dari para saksi saksi yakni guru guru sekolah di kabupaten Belitung Timur ( Beltim )

Sebelumnya ketiga tersangka itu telah ditetapkan Polisi, sejak, Rabu (12/2/2014) lalu. Ketiga tersangka ini, diduga melakukan tindak pidana korupsi, sesuai dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 yang telah diperbarui menjadi UU Nomor 20 tahun 2001.

Selain itu, tersangka itu juga sudah menyalahi aturan sebagaimana diatur Keppres 80 tahun 2003, tentang pengadaan barang dan jasa Pemerintah. Ditaksir kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 1 Miliar lebih ( herman)

 

31 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed