by

Duet Polda metro dan Bea Cukai Berhasil Amankan Shabu Senilai Rp 5,79 Miliar

IMG-20160811-WA004
Barang Bukti Narkoba tangkapan tim Gabungan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Bea Cukai tanjung priok (foto : Ist)
 JAKARTA,Deteksionline.com Tim gabungan Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Direktorat Narkoba, Polda Metro Jaya berhasil membongkar penyeludupan narkoba jenis shabu 3,86 kg sabu senilai Rp 5,79 miliar dengan modus memasukan sabu ke bagian dalam sisi-sisi tas tangan wanita yang kemudian dijahit kembali secara rapi.
Kasubdit III Obat dan Bahan Berbahaya AKBP Dr. M. Arsal Sahban mengatakan, barang haram tersebut didapat dari paket yang berisi 97 tas, dan shabu tersebut diisi pada 38 tas. Masing-masing tas tersebut berisi kurang lebih 95 gram hingga 100 gram shabu.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami dan tim bekerja sama dengan Bea dan Cukai menelusuri melalui ekspedisi pengirimannya. Dari data-data yang tertera di ekspedisi sudah kami datangi, tapi alamatnya ternyata fiktif. Proses kontrol pengiriman pun kami siapkan apabila pelaku mengambil barangnya. Namun, setelah berbulan-bulan kami tunggu bersama Bea dan Cukai, pelaku tidak ada yang menghubungi. Ada kemungkinan pelaku sudah tertangkap pada kasus narkoba lainnya,” ujar AKBP Arsal Sahban di kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok, Kamis(11/8).
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Fajar Doni mengatakan,beruntung shabu-shabu tersebut gagal beredar dan ribuan nyawa anak muda berhasil diselamatkan.
” Kami akan terus bekerja sama dengan pihak kepolisian khususnya dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap jaringan-jaringan narkoba. Kami sudah menyiapkan tim khusus untuk mengawasi setiap barang yang masuk dari luar negeri, polanya sudah kami petakan” ucap Fajar Doni dalam keterangan singkatnya kepada wartawan.
Disisi lain, Direktur Narkoba, Polda Metro Jaya Kombes Pol Jhon Turman Panjaitan, meski pengungkapan narkoba tersebut adalah sebuah prestasi.namun, juga kecewa karena pemilik shabu tidak tertangkap.
“Saya bersyukur sekaligus kecewa dengan pengungkapan 3,86 kg sabu kerja sama dengan Bea dan Cukai. Saya bersyukur karena barang haram tersebut tidak jadi beredar di masyarakat. Berapa anak-anak kita yang akan menggunakan kalau barang tersebut beredar? Tapi, saya juga kecewa karena tidak bisa menangkap pelakunya, sehingga saya khawatir dia akan mencari modus baru untuk mendatangkan sabu lagi ke Indonesia dalam jumlah besar. Sekarang saya sedang sosialisasi di Kampung Ambon yang dikenal oleh publik sebagai sarang narkoba. Saya berharap dari tingkat keluarga, RT, RW, dan lingkungan sekitarnya bisa membantu mengawasi. Bila di sekelilingnya ada yang menggunakan atau bahkan mengedarkan narkoba, mari kita ingatkan, kalau tidak mempan juga, laporkan kepada kami. Jadi kita putus demand-nya, kalau sudah tidak ada yang membutuhkan barang tersebut, suplai juga akan hilang dengan sendirinya,”terang Jhon disela-sela acara sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kampung Ambon,Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis(11/8).
Editor : Yori
Oleh    : Sapuji

 207 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed