Ketua FWP Tak akan Cabut Laporannya

  • Share
forum wartawan polri
Naek EP ketika terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Forum Wartawan Polri

JAKARTA, Deteksionline.com – Naek Efendi Pangaribuan, Ketua Forum Wartawan Polri (FWP), yang menjadi korban pemukulan IB, mengatakan tidak akan mencabut laporannya. “biarlah hukum yang akan menyelesaikan masalah ini,” tegas Naek EP kepada deteksionline, kemarin.

Naek EP menjelaskan kemungkinan kasusnya akan ditangani oleh tim dari unit Jatanras, Ditkrimum Polda Metro Jaya, kendati hingga kemarein belum ada pemberkasan lebih lanjut. “Paling tidak memang memakan waktu satu minggu sejak kasus dilaporkan baru ada pemberkasan. Saya masih menunggu panggilan untuk BAP sebagai saksi pelapor,” tegasnya.

Seperti diketahui, peristiwa pemukulan terhadap Ketua FWP yang baru terpilih secara aklamasi tersebut terjadi beberapa saat waktu maghrib, Senin (27/6) lalu, saat wartawan muslim lainnya tengah berbuka puasa. Saat itu  sempat tejadi ketegangan antara Naek dan IB wartawan Idp, pemicunya diduga karena ada salah paham tentang pembagian voucher belanja Indomart senilai Rp 100 ribu.

Peristiwa dugaan pemukulan tersebut  kini telah ditangani oleh pihak yang berwajib, sesuai dengan surat laporan polisi bernomor /LP/3179/VI/2016/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 27 Juni 2016. Aduan ini berisi tentang penganiayaan ringan dan atau perbuatan tidak menyenangan.

Menurut pengakuan Naek bahwa sempat terjadinya pemukulan terhadap dirinya, sehingga menyebabkan luka lecet bagian kepala bagian sebelah kiri dan luka lebam bagian pipi kiri serta kaki sebelah kiri.

“Sempat terjadi pemukulan kearah saya, dan kemaren saya sudah lapor ke SPK dan visum. Yang tandatangani laporan saya Iptu Asminda Usulla SH, ” ujar NP  di Jakarta, Selasa (28/6). Apabila terbukti bersalah maka IB (terlapor) akan dikenakan pasal 352 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP.

Menurut keterangan salah seorang saksi mata yang bernama Amin bahwa peristiwa penganiayaan bermula saat NP sedang duduk-duduk di warung pojok samping dari pintu masuk Balai Wartawan Polda Metro Jaya. IB memanggil Nael, lalu menanyakan tentang voucher Indomaret  dalam acara buka bareng antara jajaran Krimsus dengan wartawan, Jum’at (24/6) lalu.

IB mengutarakan bahwa ia sudah mengkonfirmasikan kepada Dirkrimsus Kombes Pol Fadhil Imron terkait voucher tersebut, jika voucher itu diperuntukan bagi anggota FWP dan Pokja yang resmi memisahkan diri dari FWP.

Setelah itu Naek langsung meresponi dan akan menghubungi Dirkrimsus guna menyamakan keterangan yang telah diucapkan oleh IB. Mendengar ucapan Naek, sontak IB langsung  berkata dengan nada tinggi  “Mana anggota loe”?, Naek yang sudah diancam, tak tinggal diam dan berujar, “coba kalo berani pukul”.

Nah, tanpa berucap lagi, IB langsung memukul NP. Akibat pukulan itu NP menderita menderita luka lecet bagian kepala bagian sebelah kiri dan luka lebam bagian pipi kiri serta kaki sebelah kiri.

Sejauh ini Naek mengatakan banyak dukungan mengalir agar kasusnya tidak dicabut untuk memberikan pembelajaran bagi siapa saja agar tidak main pukul.

 (DOL/TIM) 

 

 491 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *