Close
IMG_20160621_105138
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol.Awi Setiyono memberikan rilis pelaku penipuan yang dioperasikan dari balik jeruji besi di siborong-borong berikut barang buktinya. (Foto:Yori)
JAKARTA,Deteksionline.com – Anggota Unit IV Subdit 6 Ranmor Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku tindak pidana penipuan dan pencucian uang.
Pelaku yang berjumlah delapan orang tersebut ditangkap di ATM carefour sektor 7 Bintaro,Tangsel pada selasa (17/5) lalu. Kedelapan pelaku tersebut berinisial AW (pelaku utama), AP, MRZ, IJSG, WK, MA, ES, SW (Penampung).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan ‎bahwa AW sebagai  pelaku utama yang beroperasi dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) si borong-borong Sumatera Utara atas kasus Narkoba dan diganjar hukuman 4 tahun penjara, AW melancarkan aksinya dengan cara menghubungi korban secara acak melalu Hp dan Nomor yang berbeda-beda.
Apabila sudah tersambung dengan korban maka Awi meyakinkan korban sebagai Pejabat Polri dan menawarkan jasa penjualan mobil-mobil mewah. Setelah itu AW menggunakan 6 orang eksekutor yang siap melancarkan aksi penipuan.
“AW itu pelaku utama, kelabui 3 orang korban yang semuanya orang Jakarta. Untuk hp yang dimiliki oleh pelaku saat ini sedang dilakukan pendalaman,” ujar Kombes Awi Setiyono kepada Wartawan di Gedung Subdit Ranmor Polda Metro Jaya, Selasa (21/6).
“Total kerugian pelaku ada sekitar Rp 363.000.000,-” tambahnya
Pelaku diduga melanggar Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. Dan dikenakan pasal 3 UU RI no.8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dengan ancaman kurungan selama 20 tahun atau denda Rp 10 miliar.
(DOL/Yori)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!