Close
sim
Ilustrasi SIM

CIREBON,DOL – Ternyata instruksi Presiden Joko Widodo dalam Keppes No.5 Tahun 2006 tentang peningkatan mutu pelayanan serta pemberantasan calo di tiap loket pelayanan, dianggap sebagai angin lalu oleh Polres Kabupaten Cirebn. terlihat dengan jelas bahwa ada oknum calo merajalela menawarkan jasa kepada pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara terang-terangan, jika melalui jasa calo ini maka  pembuatan SIM dapat selesai dengan mudah dan cepat berbeda sekali dengan pemohon yang tidak melalui jasa oknum calo.

Hal ini terungkap dari pengakuan salah seorang pemohon berinisial A (35)  buruh, warga  kabupaten Cirebon yang sengaja tidak kerja hari ini hanya  untuk mengajukan diri membuat SIM C.

“Saya niatin  untuk tidak kerja hari ini khusus untuk bikin SIM C mas, namun di sini pelayanannya kurang memuaskan. Sudah lima jam tapi SIM saya belum kelar juga, pas saya liat orang yang jauh di belakang saya ternyata sudah jadi, saya tanyain dia bilang pake calo aja cukup bayar Rp 400 ribu, tanpa pake lama SIM langsung jadi,”ujarnya kepada Deteksionline.com di Cirebon, Kamis (19/5/2016).

Sungguh sangat memprihatinkan di saat institusi Polri berusaha keras  ingin berbenah dan memperbaiki diri  ternyata masih ada di dalam  jajarannya yang tidak mendukung. Khususnya di pelayanan SIM di Polres Cirebon Kabupaten yang tetap membiarkan calo mengobrak-abrik citra pelayanan Polantas, sehingga menimbulkan kesan bahwa Polres Cirebon sengaja  “memelihara” calo.

 

 

Oleh : TIM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!