by

Kasat Lantas Polres Tangsel : Sudah Menjadi Tugas Dan Tanggung Jawab Kami Untuk Memberi Rasa Aman

AKP Prayoga Angga
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Prayoga Angga SIK (Foto:Ist)

JAKARTA,DOL – Masyarakat sempat dihebohkan dengan postingan di jejaring sosial Facebook bahwa pada beberapa hari lalu, tentang tuduhan anggota Satlantas Polres Tangsel memukul pengendara motor di kawasan Ciputat. Setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Kapolres Tangsel AKBP Iya Supardan dan Pihak Polda Metro Jaya sama-sama menyimpulkan lebih lanjut bahwa  bahwa aksi pemukulan itu tidak pernah terjadi. Hal ini semakin dikuatkan pula oleh keterangan dari AKP Prayoga Angga SIK selaku Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) kepada publik bahwa anggotanya yang tugas pada saat itu tidak pernah melakukan pemukulan.

“Saya bersama pak Kapolres sudah melakukan kroscek tentang kejadian itu dan diperoleh data bahwa anggota kami tidak pernah melakukan pemukulan. Kemaren  antara anggota saya  dan pengendara motor itu  sudah duduk satu  untuk menyamakan keterangannya, alhamdullilah, masalah ini sudah selesai,”ujar Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Polisi Prayoga Angga SIK dalam keterangan tertulis  kepada Deteksionline.com, Rabu (18/5/2016).

Di hadapan seratusan  personelnya AKP Prayoga Angga selalu memberikan pengarahan untuk tidak cepat terpancing emosi meski dalam kondisi yang serumit atau seletih apapun.

“Saya selalu ingatkan kepada anggota untuk lebih sabar dan tak lekas terpancing emosi apabila berhadapan dengan masyarakat yang berlaku semaunya dalam berkendara,” ucapnya.

AKP Prayoga Angga menambahkan jika ia paham betul akan rasa letih di luar batas yang dirasakan oleh anggtanya, namun sebagai aparat Negara hal itu bukan menjadi penghalang untuk dapat melayani masyarakat dengan lebih maksimal.

“Bersyukurlah bagi anda masih bisa mengantar dan menjemput anak ke sekolah. Namun kami sebagai aparat jarang atau bahkan tidak bisa menjalankan rutinitas bersama keluarga, karena pagi-pagi  buta anak-anak  masih tidur kami  sudah berangkat kerja dan pulang kembali ke rumah sudah larut malam dan menjumpai anak-anak kami sudah tertidur. Semua itu kami korbankan hanya untuk melayani,melindungi dan mengayomi masyarakat,”jelasnya.

AKP Prayoga Angga mengharapkan kepada masyarakat untuk hidup dengan tertib terutama dalam berkendara. Apabila menjumpai aparat yang sedang menggelar razia, diminta untuk bersikap empati dan  tidak melawan petugas dengan  mengeluarkan kata-kata kurang sopan serta membujuk rayu untuk melakukan hal yang di luar koridor Hukum.

“Apabila anda  memang  melakukan pelanggaran sebisa mungkin untuk fair atau mengakui kesalahan, jangan sudah salah ngotot lagi!.Saya mengajak mesayarakat  untuk sama-sama menciptakan suasana yang kondusif pada saat berkendara di jalan raya, pehatikan rambu lalin dan jangan ngebut, sebab keluarga tercinta menunggu anda di rumah,” tuturnya.

 

Oleh : Yori

 969 total views,  3 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed