by

Waspadalah! Separator Yang Asal-asalan Dapat Menjelma Jadi ‘Malaikat Pencabut Nyawa’

halau-motor-masuk-busway-separator-di-6-koridor-ditinggikan
foto Ilustrasi Separator Bus Way (Ist)

JAKARTA,DOL – Menurut data yang berhasil dihimpun oleh Subdirektorat  Penegakan Hukum (Sub Dit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, bahwa sepanjang tahun 2015 ada sekitar 27 kasus kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh Separator Bus way yang tidak memenuhi aspek keamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan.

“Sepanjang tahun 2015 untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, korban jiwa akibat separator busway berjumlah 30 orang,dengan kerugian materil sebesar Rp 86.450.000,- .Jika dibiarkan berlarut-larut maka tidak menutup kemungkinan korban jiwa pasti akan bertambah,” Ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya Akbp Budiyanto dalam siaran persnya di Jakarta,senin (9/5/2016).
Budi menjelaskan secara gamblang bahwa Sparator merupakan bagian dari bangunan pelengkap jalan yang membatasi antara lajur satu dengan lajur lainnya yang membentuk suatu ruang lalu lintas yang dapat diperuntukan untuk lalu lintas umum.

“Jadi begitu pentingnya fungsi Separator ini, namun di jalanan ibu kota Jakarta saat ini pemasangan separator Bus way belum memenuhi  aspek keamanan dan  keselamatan. Yaitu  Tidak adanya tanda-tanda khusus atau rambu-rambu yang jelas ( misal : Mata kucing yang bisa memantulkan cahaya ), kemudian Standart separator masih bervariasi ( baik itu bahan maupun bentuknya ), dan yang terakhir adalah Luas atau kapasitas jalan yang tidak sama ,berakibat pada penyempitan badan jalan yang dapat juga menimbulkan kemacetan dan rawan kecelakaan,” terangnya.

“Jika tidak diresponi dengan cepat  maka Separator Bus Way bisa umpamakan sebagai penjelmaan ‘malaikat pencabut nyawa’ yang dapat menyebabkan kecelakaan dan memakan korban jiwa, untuk itu bagi pengguna jalan raya baik itu mobil dan motor untuk selalu berhati-hati dan slalu tetap waspada,” tutup Budi.

Oleh : Yori

 194 total views,  1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed