Berikut Ini Langkah-Langkah Korlantas Untuk Menyambut Mudik Lebaran 2016

  • Share
IMG_20160509_141342
Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Brigjend Pol. Agung Budiyono (Foto:Yori)

JAKARTA,DOL – Korp Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri beupaya semaksimal mungkin melayani masyarakat serta memberikan solusi terkait mekanisme lalu lintas diseluruh wilayah NKRI.

 

“Tugas kami adalah melayani masarakat dan dengan berani memberikan solusi dan bertanggung jawab penuh terhadap setiap kendala di lapangan terutama yang menyangkut tentang lalu lintas,”Ujar Kepala Korlantas Mabes Polri Brigjend Pol. Agung Budiyono kepada Wartawan di gedung Korlantas Mabes Polri Jl.Mt Haryono Jakarta Timur,Senin (9/5/2016).

 

Agung menjelaskan bahwa untuk  menghadapi bulan suci Ramadhan 2016 ini, pihaknya sudah menyusun beberapa konsep jitu agar arus mudik dan balik dapat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Untuk  polanya diambil dari pengalaman pengamanan sewaktu menghadapi long weekend kemaren yang berjalan dengan lancar.

 

“Untuk menghadapi musim mudik nanti, kami ambil pola yang sudah dilakukan seperti penanganan Long weekend kemarin, alhamdullilah sampai saat ini belum ada komplen dari masarakat. Memang sebelumnya saya langsung turun kelapangan untuk mengecek langsung kesiapan anggota serta para stokeholders pendukung untuk saling bersinergi,jika ada yang kurang maka saat itu juga bisa langsung tertangani dengan segera, dan terbukti arus lalu lintas mudik dan balik kemaren (long weekend) yang berjalan cukup memuaskan,”Jelasnya.

 

Berikut ini sebagian kecil langkah-langkah Korlantas dalam menghadapi Musim mudik dan balik lebaran 2016 :

 

  1. Cek kesiapan dengan turun langsung ke lapangan sehingga tahu seluruh kendala di lapangan, serta bersinergi dengan stokeholders yang berwenang agar masalah dapat selesai dengan cepat karena aksi kebersamaan,
  2. Mengundang penyelenggarakan mudik bareng 2016 untuk duduk besama dalam menentukan hari dan tanggal yang pas untuk keberangkatan angkutan lebaran sehingga tidak terjadinya penumpukan
  3. Pengerahan dan penempatan anggota lalu lintas di titik rawan macet,
  4. Akan ada sidak bagi kendaraan angkutan lebaran dan sidak pengemudi angkutan dengan melakukan tes urine dan tes alkohol sebelum beroperasi,
  5. Menghimbau kepada pengusaha angkutan logistik untuk mempercepat pengiriman barang-barang pokok yang biasa melewati jalur lalu lintas para pemudik.

 

“Nah untuk poin kelima  saya menghimbau kepada Dirjen perhubungan darat untuk menegaskan kepada pegusaha angkutan barang agar proses angkut barang dipercepat, karena H-7 tidak ada lagi truk yang beroperasi,yang boleh lewat hanyalah kendaraan para pemudik. Jadi jangan katakan pihak Polri ingin menghambat pasokan sembako atau apapun itu,” terang Agung.

 

 

Oleh : Yori

 1,106 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *