Close
IMG_20160425_130638
Pamin TU Sat Pas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Iptu Iwa Awaludin SH (Foto:Yori)

JAKARTA,DOL – Kepala Seksi (Kasie) Surat Ijin Mengemudi (SIM) Kompol Kuntho M Wibisono  melalui Pamin TU mengatakan bahwa Pihaknya tidak pernah alergi ataupun menutup diri dari Wartawan untuk mencari informasi terkait seputar pelayanan pembuatan SIM, ia menganggap bahwa semangat keterbukaan semua jajarannya selalu ditanamkan oleh Kasie dalam tiap Anev (pengarahan).

“Saya tegaskan bahwa kami (SIM) selalu membuka diri untuk keterbukaan informasi, jadi teman-teman wartawan jika ingin mencari informasi terkait tugas ya silahkan saja, yang jelas kami tidak alergi dengan awak media. karena bagi saya dari keterbukaan ini segala informasi yang diluaran tidak jelas menjadi terang benderang,” Ujar Pamin TU SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Iptu Iwa Awaludin SH, kepada Deteksionline.com, di Gedung Satpas SIM Jl.Daan mogot Jakarta Barat, Senin (25/4).
 Untuk menertibkan dan membatasi ruang gerak gerik para calo, Iwa membentuk tim khusus dan memasang kamera pengintai (CCTV) agar seluruh kegiatannya terpantau dan dapat disterilasi.
“Kami sudah pasang kamera pengintai di beberapa titik, ada sekitar belasan kamera pengintai. di samping itu kami sudah bentuk tim khusus yang standby untuk patroli menertibkan mereka (calo), jangan sampai pemohon SIM bersentuhan dengan mereka. Namun  jika ada pemohon yang bertemu dengan mereka (Calo) umumnya di luar lingkungan gedung, saya menghimbau kepada pemohon untuk segera menolak mereka dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kami untuk kemudian kami tindaklanjuti,” ucap Iwa.
Iwa menambahkan bahwa semua proses untuk pembuatan  SIM oleh pemohon tidak dipungut biaya yang melebihi regulasi semestinya, semuanya sudah tertuang dalam aturan baku yang dikeluarkan oleh pemerintah. dalam proses pembuatan SIM ada kerjasama dengan Bank BRI, Asuransi, dan pihak Kesehatan, dengan ketentuan biaya yang sesuai regulasinya.
“Loket kami tak boleh ada pungli saya tiap hari himbau anggota saya untuk steril dari pungli (pungutan di luar
semestinya), acuan kami adalah  semua biaya yang dibebankan adalah sesuai regulasi dari pihak yang berwenang, di sana ada PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Di website Ditlantas Polda Metro Jaya ada kok ketentuan biaya itu,silahkan dicek saja,” tuturnya.
“Kami memang belum sempurna tetapi kami akan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pemohon SIM. Kami selalu terbuka dengan Kritik dan saran dari masyarakat demi memajukan pelayanan Sat Pas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya,” tutup Iwa
Oleh : Yori/Dra/Lis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!