Close

embung kimakBABEL, DOL:- Dani Utama yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan embung  di Desa Kimak,  Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, yang dikerjakan oleh PT Iccaputri Sildos dari 29 Mei hingga 24 November 2015 lalu dengan anggaran bersumber dari APBD Provinsi Babel  senilai Rp 2,2 miliar membantah pengerjaan proyek itu tidak sesuai perencanaan dan spesifikasi tehnik.

“Proyek tersebut kami kerjakan  sudah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi tehnik , baik dalam hal pelaksaanaan ataupun mengenai volumenya tidak kami kurangi sedikitpun, semuanya sudah sesuai spek,” jelas Dani kepada amunisinews.com melalui sambungan telepon tadi sore Senin (12/4) di Pangkalpinang.

Menurut Dani,  ke0dalaman Embung saat selesai dikerjakan  berkisar 6 meter dari titik nol. Kami mengukurnya dari titik nol yang ada diatas tanah undakan bekas galian. Perhitungan volumenya dihitung dari tanah bekas galian. Sedangkan mengenai ada kelihatan tumbuh rerumputan ditengah tengah embung itu disebabkan dengan kejadian beberapa minggu yang lalu sewaktu banjir besar melanda kawasan itu. “Jadi beberapa rerumputan ikut dibawa air dan nyangkut ditengah tengah embung. Oleh sebab itu kelihatan beberapa rerumputan ditengah tengah embung,” tutur Dani.

“Sedangkan yang jebol alias rusak adalah pekerjaan tahun 2014 bukan pekerjaan yang tahun 2015 seperti pada berita kemarin. Itu juga sudah diperbaiki. Pekerjaan yang tahun 2015 yang nilainya Rp.2,2 Milyar dalam keadaan kondisi baik dan semua tanggul telah diperbaiki dengan anggaran perawatan. Jadi tidak ada permasalahan seperti yang dikeluhkan oleh warga. Sampai saat ini kami dari Dinas PU masih memperbaiki Embung itu kalau ditemukan permasalahan karena proyek itu masih dalam tahap pemeliharaan,” tambah Dani.(man)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!