Close

Cover 1 OktoberJAKARTA, DOL- Srikandi Pacitan,Sri Retno Dhewanti mempunyai keinginan kuat membangun Pacitan. Ketika lamaran dari Parpol datang, dia pun tak menolak. “Ini kesempatan saya,” katanya. “Saya harus masuk ke sistem jika ingin membantu mengubah Pacitan lebih baik. Perubahan ke arah lebih baik harus dilakukan secara mendasar. Inilah yang mendorong saya masuk dunia politik,” katanya.

Bagaimana prinsif dasar perubahan yang dimaksud oleh wanita penghobi traveling ini. Dan, apa yang dibutuhkan agar pembangunan Pacitan masksimal, mensejahterakan masyarakatnya. Berikut petikan wawancaranya dengan Ulis Putnarubun dan Hendra Usmaya dari deteksi.

Apa hal mendasar yang membuat Anda tak menolak ‘lamaran Politik,?

Pada dasarnya saya ingin ada perubahan di Pacitan. Perubahan yang mendasar adalah tentang perekonomian. Sumber daya manusia Pacitan saat ini kurang bagus, karena di sana (Pacitan) tidak tercipta lapangan pekerjaan dengan baik sehingga penghasilan terbesar itu dari pegawai negeri dan pertanian yang tidak maksimal serta nelayan yang terbelit dengan rentenir.
Saya merasa terpanggil untuk membenahi itu dengan cara yang tepat. Yaitu menciptakan lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya dan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dan untuk itu menyerap potensi tenaga kerja yang ada di Pacitan.
Sehingga, ke depan saya yakin Pacitan akan bisa berubah lebih baik.

Apa hal khusus yang akan Anda tawarkan kepada rakyat Pacitan setelah Anda terpilih nanti?

Soal hal itu sudah saya tawarkan sebelum saya terpilih. Jadi, selama saya kampanye, apa yang menjadi kepentingan saya untuk bermanfaat buat masyarakat banyak itu sudah saya lakukan. Saya sudah memberikan banyak program. Itu sudah saya lakukan, itu suatu kerja action, bukan hanya janji. Itu akan saya wujudkan nanti. Ada 11 poin atau program unggulan yang akan saya kerjakan di Pacitan. Nah, itu step by step, walaupun masih tersisa waktu 3 bulan, setidaknya saya sudah action.

11 point unggulan program Anda sudah diimplementasikan di tingkat bawah?

Kita lagi inventarisir daerah-daerah mana yang bisa mengaplikasi program-program kerja saya itu. Ini baru pemetaan karena memang kami baru sesuaikan karena kampanye memang baru tanggal 2 September kemarin. Dan kampanye damai nanti baru dimulai pada tanggal 12 September sehingga untuk tahap awal saya sonding ke masyarakat, kira-kira masyarakat Pacitan itu butuh apa. Jadi, Tim Sukses saya sudah running.

Program seksi apa yang paling krusial di Pacitan, yang bisa diwujudkan dimasa kepemimpinan Anda jika terpilih nant?

Kalau untuk setelah terpilih jelas banyak sekali. Yaitu, potensi alam galian batu C. Di Pacitan sangat banyak. Itu akan kita optimalkan pengolahannya. Saat ini juga Pacitan membutuhkan dermaga untuk pengoperasian tersebut sehingga nantinya tidak kemana-mana batunya. Cukup di dermaga itu saja.

Satu hal lagi yang paling dibutuhkan warga Pacitan saat ini adalah soal air bersih dan air minum. Bagaimana Anda bisa menjabarkannya?

Betul sekali. Kalau itu telah saya wujudkan selama kampanye, tidak menunggu setelah saya jadi atau terpilih.

Bagaimana caranya Anda mewujudkan hal itu?

Saya telah membuat mesin penjernih air. Saya bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM). Alat sudah ada, tinggal saya melakukan pemetaan wilayah di sana.
Pesisir itu di mana yang paling tepat, sesuai dengan kadar garam agar bagaimana nanti dari operasi mesin itu bisa menghasilkan kadar garam yang berkualitas. Air bersihnya dapat, garamnya juga dapat.

Bagaimana dengan kapasitas mesin tersebut?

Mesin yang sudah ada kapasitasnya masih kecil memang. Saat ini satu menit baru menghasilkan 4 liter air. Tetapi kalau kita perlu punya banyak-kan lokasi Pacitan itu pesisir. Jadi sepanjang pesisir itu akan kita buat berapa titik mesin. Dengan demikian peningkatannya setelah itu akan menjadi besar, ada yang berkapasitas satu menit itu sampai 200 liter. Cuma memang itu nanti baru akan kita wujudkan kalau saya jadi (terpilih) ya. Karena itu memerlukan dana yang besar. Saat ini kami masih memliki keterbatasan soal anggaran.

Berarti diperlukan dana APBD?

Ya, karena memang kapasitasnya besar jadi perlu menggunakan APBD. Kalau yang kecil-kecil kita pake anggaran kita sendiri. Dana sendiri itu yang kami gunakan hasil dari kepedulian sejumlah relasi dan pendukung yang peduli pada kerja sosial kami untuk mewujudkan Pacitan terbebas dari persoalan sumber air bersih. Teman-teman saya ketuk hatinya untuk membantu program ini. Kapan lagi kita bisa berbuat baik kalau bukan sekarang saatnya.

Salah satu point dari program Anda yang menarik adalah memberikan makan gratis bagi masyarakat marginal di Pacitan?

Jadi begini, pada dasarnya kita menitikberatkan pemberian makan gratis itu di pasar karena pasar itu-kan tempat transaksi jual beli yang rata-rata kemampuan ekonominya menengah kebawah. Saya ingin mengetuk hati para dermawan bahwa pasar itu sebenarnya adalah nyawa perekonomian di daerah.

Kenapa Pasar?

Karena memang perputaran uang ada di situ sementara saya berkontribusi di situ. Sampai saat ini kemampuan saya baru bisa memberikan sesuap nasi ya, ibaratnya dan saya berharap banyak dermawan yang terketuk hatinya dan bisa melakukan hal yang sama karena banyak sekali orang yang membutuhkan soal makan. Yakni tukang becak, tukang sayur yang hanya bermodalkan Rp50.000 untuk berjualan. Bagaimana dia bisa menghasilkan uang untuk sekali makan Rp10.000, ya ini bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Kalau kita ada kemauan pasti bisa.
Pacitan termasuk daerah minus di Jawa Timur, bagaimana Anda bisa membangun cara berpikir masyarakat agar Pacitan bisa lebih maju dalam jangka pendek ini jika Anda terpilih?

Pertanyaan yang bagus. Sebetulnya tidak salah jika dikatakan bahwa Pacitan itu daerah yang minus. Mengapa menjadi minus?

Karena pengelolaannya, baik itu soal sumber daya alamnya, sumber daya manusian, selama ini digali tidak maksimal. Sehingga orang hanya wait and see. Artinya disini butuh keberanian seorang pemimpin.

Berarti ada penjabaran yang salah yang dilakukan oleh pemimpin dalam membangun Pacitan selama ini?

Saya tidak mengatakan demikian, menurut saya tidak ada yang salah, tetapi kurang tepat. Mengapa, karena seorang pemimpin itu harus berani berspekulasi dan berusaha dengan gigih membangkitkan daerah yang tadinya minus menjadi plus, itu membutuhkan keberanian memang. Manuver seperti itulah yang diperlukan, sementara kami punya background untuk itu.
Saya sudah punya gambaran kira-kiran potensi apa yang dalam waktu dekat bisa kami lakukan.

Dalam butir ke 10 program Anda menyebut kalimat Asuransi Kesehatan. Maksudnya sepeti apa?

Jadi begini, saya akan memberikan semacam buletin kepada pemegang kartu, terutama pada warga Lansia. Kenapa Lansia? Lansia itu adalah orang yang harus diperhatikan. Mereka, para Lansia, adalah orang yang tidak berdaya. Untuk makan saja mereka susah, jadi hal yang semacam ini harus kita perhatikan. Kita berharap dari para orang Lansia ini ada doanya, dimana harapan orang Lansia itu adalah ingin kembali kepadaNYA dengan jiwa yang bersih. Sementara sejauh ini para Lansia itu tidak diperhatikan. Nah, kita terketuk dan untuk itu urusan Lansia ini menjadi salah satu prioritas dalam butir program kami.

Bentuknya seperti apa?

Nanti kita akan bekerjasama dengan pihak rumah sakit. Kita akan taruh uang untuk Asuransi dimana orang yang memegang kartu itu nanti bisa berobat gratis.

Tentunya, hal itu akan kita lakukan dengan standar tertentu. Sebenarnya ini bukan model baru ya, tapi, mungkin sudah ada yang semacam BPJS, tapi ini murni tidak ada iuran. Ini dari kami untuk mem-back-up kesehatan masyarakat, terutama kaum Lansia.

Untuk sektor ketenagakerjaan, apa yang akan Anda persiapkan?

Di daerah kami ini sebenanrnya banyak potensi ya. Seperti pariwisata, batu tambang dan galian, itu saja yang akan saya kembangkan dalam waktu dekat ini. Karena di Pacitan ini, kan, sekarang sudah ada PLTU. Pada masa SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) itu dia memang berperan luar biasa di Pacitan, termasuk perbaikan infrastrulturnya.

Nah, dari limbah PLTU itu sendiri, limbah batubara, itu bisa untuk bahan baku untuk pembuatan semen, dan itu bisa kita kolaborasi dengan pegunungan batu yang ada di Pacitan. Artinya, kalau kita bicara itu, kan, d isini untuk mendirikan pabrik semen itu, ada peluang. Potensi ke arah itu jelas ada. Kemudian, Galian Batu C itu beribu-ribu juta kubik dan itu mengandung bahan semen. Sebenarnya, di era kepemimpinan kemarin investor sudah ada yang ingin masuk, tetapi akhirnya tidak jadi.

Setahu Anda APBD Pacitan saat ini berapa, dan jika melihat potensi yang begitu besar. Idealnya ABPD Pacitan itu berapa?

Kalau saat ini angka yang ada itu sekitar Rp650 miliaran. Tetapi kedepan saya belum bisa berhitung karena untuk mengkalkulasi hal itu saya butuh data-data yang akurat. Sementara saya belum masuk ke dalam pemerintahan. Tetapi saya yakin dengan sumber data alam yang ada potensi Pacitan itu luar biasa. Sehingga saya bisa prediksa jika berjalan baik akan berkali-kali lipat dari saat ini. Penduduk Pacitan saat ini jumlahnya 500 ribu sekian. Jumlahnya sedikit karena penduduknya banyak yang urban. Khusus untuk sektor peternakan, sebenarnya kalau kita garap maksimal, Pacitan bisa menghasilkan peternakan yang baik. Di sini persoalannya karena tingkat sumber daya manusianya yang belum digarap maksimal dan sumber permodalannnya yang belum terjangkau. Itu nanti akan kita sentuh.

Anda tadi mengatakan akan menarik investor. Bidang apa yang paling mendesak menurut Anda untuk saat ini?

Yang jelas Galian Batu C bisa kita manfaatkan dalam waktu dekat ini. Kemudian pendirian pabrik semen untuk jangka menengahnya, dan hal itu bersamaan dengan sinergi pembangunan dermaga .

Selama ini para calon sering tidak sejalan apa yang dia ucapkan dengan prakteknya sehingga warga jadi kecewa. Bagaimana tanggapan dan komitmen Anda soal ini?
Saya hanya akan melakukan kebaikan dan action. Hanya action. Bukti akan saya lakukan dengan kerja keras dan bukti nyata. Setelah nantinya terpilih program itu akan kita diskusikan dan kita wujudkan. Saya tidak pernah mau memberikan janji, itu prinsip diri saya. Kita melakukan yang riil dan yang paling nyata yang sudah kita lakukan adalah mesin pengolah air tawar dan menghasilkan garam itu.

Anda adalah sedikit dari sosok wanita yang berani tampil dalam bursa calon Wabup di Pacitan. Apa yang menjadi motivasi Anda?

Saya terpanggil. Dan, saya jawab panggilan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!